Iklan

iklan

Dimintai Keterangan Sebagai Saksi Terkait Teror Di Kantor LBH Papua Lalu, Meski Kurang Direktur LBH Papua Bersama Staf lainnya Tetap Hadir

MELKIANUS DOGOPIA
6.06.2022 | 9:16:00 PM WIB Last Updated 2022-06-06T12:39:28Z
iklan

Foto: Saat Direktur LBH Papua, Emanuel Gobay, S.H., M.H., Memberikan Keterangan Sebagai Saksi Kepada Penyidik Unit 3, Direskrimum Polda Papua/dok. LBH Papua

TaDahnews.com, Jayapura -- Tanggal 9 Mei 2022, Telah Terjadi Aksi Teror Oleh Orang Tidak Kenal (OTK) di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua. Sorenya, Direktur LBH Papua Membuat Laporan Kepolisian. Dan sekarang, Senin (6/6/2022), Direktur dan Beberapa Staf LBH Papua Dimintai Keterangan Oleh Penyidik Unit 3 Direskrimum Polda Papua Sebagai Saksi, Meski Ada Beberapa Orang yang Belum Hadir. Namun, Tetap Dimintai Keterangan, dan yang Belum akan Menyusul.


Penyidik Unit 3, Direskrimum Polda Papua. Tadi, Senin (6/6/2022), mengambil keterangan sebagai saksi kepada Direktur LBH Papua dan ada empat orang yang mayoritas Staf Pemberi Bantuan Hukum LBH Papua, yang pada saat kejadian menginap di Mes Kantor LBH Papua.

Foto: Empat orang yang mayoritas Staf Pemberi Bantuan Hukum LBH Papua, yang pada saat kejadian menginap di Mes Kantor LBH Papua sebagai saksi/dok. LBH Papua.


Hal ini dibenarkan oleh Direktur LBH Papua, Emanuel Gobay, S.H., M.H., kepada awak media ini melalui via-WhatsApp.


"Tadi penyidik berikan 29 pertanyaan kepada saya yang semuannya saya jawab. Secara garis besar pertanyaannya mengarahkan pada kejadian pembakaran motor di Garasi Mobil Kantor LBH Papua," kata Direktur LBH Papua kepada tadahnews.com.


Lanjut Gobay, Selain itu, terkait benda-benda apa yang ditemukan setelah kejadian serta informasi-informasi yang diperoleh setelah kejadian. Terlepas dari itu, sempat ditanya juga terkait kondisi kantor baik pagar dan garasi serta apakah saya memiliki persoalan dengan orang lain. Dan, yang saya jawab selama ini saya tidak memiliki masalah dengan siapapun.


"Saya justru tangani persoalan hukum pencari keadilan. Sehingga, mungkin ada yang terganggu kepentingannya yang justru tidak senang dengan pekerjaan kita," pungkas Gobay.


Penyidik juga menanyakan apakah ada keterangan lain yang ingin disampaikan.


"Saya minta agar penyidik dapat mengungkap kasus ini agar dapat memberikan kejelasan, serta buat kami dapat nyaman dalam bekerja memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin, marjinal, dan buta hukum di Papua," jawab Direktur LBH Papua kepada Penyidik.


Penyidik menutup dengan meminta keterangan sebagai saksi agar lengkapi beberapa bukti surat-surat, seperti; Surat Motor, dan Mobil LBH Papua yang terbakar. Selain itu, diminta agar LBH Papua hadirkan beberapa saksi yang belum sempat hadir tadi.(*)



Editor: Admin 

Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dimintai Keterangan Sebagai Saksi Terkait Teror Di Kantor LBH Papua Lalu, Meski Kurang Direktur LBH Papua Bersama Staf lainnya Tetap Hadir

P O P U L E R

Trending Now

Iklan

iklan