Iklan

iklan

Blusukan ke Obaiyepa, Langkah Nyata Bupati Yampit Nawipa Bangun Ekonomi dari Kampung

Tabloid Daerah
4.02.2026 | 12:42:00 PM WIB Last Updated 2026-04-02T13:09:27Z
iklan
Bupati Yampit Nawipa (sedang duduk) bersama Petani Nenas dan Kopi, Isak Gobai (berdiri) dan rekan-rekannya di Lahan Pertanian, Kampung Obaiyepa, Distrik Wegemuka, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Kamis (2/4/2026), pagi pukul 09.00 Waktu Papua / Istimewa


[Tabloid Daerah], Paniai -- Bupati Kabupaten Paniai, Yampit Nawipa mengunjungi petani nenas dan kopi di Kampung Obaiyepa, Distrik Wegemuka, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Kamis (2/4/2026), pagi pukul 09.00 Waktu Papua, guna memastikan realisasi kerja lapangan sebelum menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada petani setempat.

Matahari pagi baru saja meninggi di Distrik Wegemuka saat Yampit Nawipa melangkah menyusuri tanah Kampung Obaiyepa, Kugitadi.

Bupati Paniai yang akrab disapa Womaki ini tidak datang sekadar untuk seremonial tapi, menagih janji.

Baginya, pembangunan ekonomi bukan sekadar cerita memakai pengeras suara, melainkan keringat bagi pelaku usaha atau petani di ladang, seperti saat ini ladang nenas dan kebun kopi.

Langkah ini merupakan perwujudan visi membangun dari kampung ke kota. Nawipa, pemimpin muda yang dikenal dengan ritme kerja dalam diam, ingin memastikan bantuan pemerintah jatuh ke tangan yang tepat.

Mereka yang sudah mulai mencangkul sebelum meminta, dan memulai bangun spot wisata sebelum berharap bantuan.

Ia menegaskan bahwa kemandirian ekonomi harus dimulai dari inisiatif warga sendiri.

"Saya sudah sampaikan bahwa saya mau setiap kampung harus ada kolam ikan, petani buah-buahan, petani kopi, petani pangan local, sayuran, peternak ayam, peternak babi, dan manfaatkan potensi wisata di setiap kampung," ujar Nawipa dalam percakapan telepon, Kamis (2/4/2026), siang.

Ia meyakini, dari kemauan inilah hasil nyata akan hidup selalu dan layak mendapatkan sentuhan tangan pemerintah.

Kunjungan ke Obaiyepa merupakan jawaban atas laporan petani nenas dan kopi.

Para petani di sana tidak hanya menunggu tangan di bawah. Mereka aktif berkomunikasi dengan Bupati Nawipa, melaporkan progres penanaman yang telah dilakukan secara mandiri.

Hal inilah yang memicu Orang Nomor Satu Kabupaten Paniai untuk turun langsung ke ladang petani.

"Petani Buah Nenas dan Kopi selalu menelepon saya dan mengatakan telah menanam nenas dan kopi, dan hari ini saya langsung turun cek, bahwa benar sudah kerja," ungkapnya.

Bupati Womaki menekankan bahwa pola pikir masyarakat harus bergeser.

Bantuan bukan lagi sekadar jatah, melainkan stimulus bagi mereka yang telah berupaya keras sejak awal.

Ia berharap setiap kampung di Paniai mampu mengelola potensi daerahnya masing-masing menjadi sumber pendapatan tetap.

Dengan kerja nyata, kesejahteraan hidup masyarakat kampung bukan lagi sekadar impian. Tetapi, menjadi nyata untuk pemenuhan hidup berkelanjutan.

Pesan ini menjadi alarm bagi seluruh kampung di wilayah Paniai bahwa pemerintah tidak akan menutup mata bagi mereka yang mau berkeringat terlebih dahulu.

Pasalnya, bantuan tidak akan pernah jatuh ke tangan mereka yang hanya menunggu tanpa melakukan apa pun di atas lahan mereka sendiri.

Pada kesempatan itu, Petani Nenas dan Kopi di Kampung Obaiyepa, Kugitadi, Isak Gobai menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan dan sekaligus bantuannya.

Gobai menyatakan bahwa apa yang dikatakan bupati adalah benar, bukan hanya sekadar berkata-kata. Tetapi, terbukti dan terus menunggu kampung-kampung lainnya.

"Terimakasih banyak Bupati Paniai Yampit Nawipa, hari ini terbukti benar bahwa Bupati tagi janjinya kepada kami para petani, apakah sudah kerja dulu atau belum. Karena, yang sudah kerja itu bupati langsung ketemu dan berikan bantuan," pungkas Gobai.(*)



Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Blusukan ke Obaiyepa, Langkah Nyata Bupati Yampit Nawipa Bangun Ekonomi dari Kampung
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan