[Tabloid Daerah], Paniai -- Bupati Paniai Yampit Nawipa resmi meresmikan Tugu Karel Gobai di Enarotali pada Senin (29/6/2026), melunasi janji politik sekaligus menghormati jasa tokoh perintis wilayah Papua Tengah tersebut.
Matahari pagi di Enarotali baru saja meninggi saat kerumunan massa memadati halaman Kantor Distrik Paniai Timur.
Ada haru yang merayap di wajah-wajah warga yang hadir.
Di sana, sebuah monumen yang telah lama dinanti akhirnya berdiri tegak: Patung Karel Gobai, Senin (29/6/2026) tepat pukul 09.00 waktu Papua menjadi momen bersejarah.
Bupati Paniai, Yampit Nawipa yang akrab disapa Bupati Womaki melangkah pasti menuju prasasti.
Dengan goresan pena di atas marmer, satu per satu janji politik yang ia gaungkan pada masa kampanye Pilkada 2024 silam resmi ditunaikan.
Sorak-sorai dan tepuk tangan pecah, menyatu dengan kehadiran jajaran Forkopimda, anggota DPRK, pimpinan OPD, hingga pelajar dan mahasiswa yang datang untuk menyaksikan sejarah.
Karel Gobai bukan sekadar nama bagi masyarakat Paniai. Namun, Ia adalah kompas sejarah.
Dalam pidatonya, Womaki mengingatkan kembali bagaimana almarhum Karel berjuang memancang batas dari Puncak Jaya, kawasan Grasberg Freeport Indonesia, hingga Kuatisore.
Jejak kaki Karel seolah menjadi fondasi awal yang kini menjelma menjadi Provinsi Papua Tengah.
"Puji syukur kepada Tuhan, semua ini dapat berjalan dengan baik. Apa yang dahulu diperjuangkan oleh Bapak Karel Gobai kini menjadi kenyataan dengan hadirnya Provinsi Papua Tengah," ungkap Womaki dengan nada bicara yang mantap namun penuh rasa hormat.
Peresmian ini bukan hanya soal batu dan semen. Ini adalah pernyataan tentang martabat dan identitas.
Womaki menegaskan bahwa pembangunan tugu ini merupakan simbol penghormatan bagi para pendahulu.
Di sela-sela peresmian, ia juga memberikan laporan terbuka mengenai progres pemerintahannya. Dari rentetan janji kampanye, kini hanya tersisa dua program yang sedang dalam tahap penyelesaian.
Bupati yang dijuluki 'anak muda gerak cepat' ini menaruh harapan besar pada tugu tersebut.
Ia ingin generasi muda Paniai tidak hanya sekadar lewat dan melihat patung itu.
Ia ingin mereka terinspirasi oleh nyali Karel Gobai.
Harapannya, anak-anak muda Papua Tengah terus belajar dan mempersiapkan diri untuk memimpin di masa depan, baik di kancah daerah maupun nasional.
"Kami berharap ke depan dua janji yang tersisa dapat segera diwujudkan sesuai dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Paniai," tutupnya di hadapan semua pihak yang hadir pagi itu.(*)
Penulis: Anison Pigome dan Mika Dogopia
Editor: Kebagibui Deto

