Iklan

iklan

BPD HIPMI Papua Tengah Apresiasi Terobosan Meki Nawipa Buka Keran Ekspor di Pelabuhan Pomako

Tabloid Daerah
6.30.2026 | 5:19:00 PM WIB Last Updated 2026-07-01T04:20:11Z
iklan
Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, Selasa (30/6/2026), pagi pukul 10.00 waktu Papua.(DeMo-PapuansPhoto)


[Tabloid Daerah], Nabire -- Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah yang resmi melepas ekspor perdana komoditas ikan ke pasar mancanegara melalui Pelabuhan Pomako, Mimika, pada Selasa (30/6/2026), pagi pukul 10.00 waktu Papua.

Angin segar berembus dari tepian Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, pada selasa pagi, menjadi saksi sejarah baru saat Pemprov Papua Tengah mulai mengapalkan komoditas perikanan unggulan mereka ke pasar internasional.

Langkah berani ini disambut antusias oleh para pengusaha muda yang tergabung dalam BPD HIPMI Papua Tengah.

Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, kepada TaDahnews.com, menanggapani bahwa pihaknya telah resmi diundang dalam peluncuran tersebut.

"Kami Hipmi Papua Tengah menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dan keterlibatan organisasi pengusaha dalam momentum bersejarah ini," ujar Yoti.

Baginya, ekspor ini adalah bukti nyata bahwa potensi laut Papua Tengah memiliki daya saing tinggi di level global.

Ia secara khusus memuji kepemimpinan Meki Nawipa yang dinilai mampu melakukan terobosan konkret dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. 

‎"Kami sangat mengapresiasi pemerintah provinsi melalui Dinas Perikanan. Ini adalah peluang peningkatan ekonomi yang luar biasa," ujar Yoti Gire.

Namun, ia juga memberikan catatan penting agar momentum ini tidak berhenti pada acara simbolis semata.

Yoti menegaskan bahwa keberlanjutan adalah kunci agar Papua Tengah benar-benar mampu berbicara banyak di kancah perdagangan dunia.

Visi HIPMI ke depan sangat jelas: kekayaan alam Papua harus digerakkan oleh tangan-tangan Orang Asli Papua (OAP) di atas tanahnya sendiri.

Yoti memaparkan bahwa kandungan alam yang melimpah, termasuk perikanan hingga potensi pariwisata, harus dikelola melalui inovasi lokal, koperasi, dan investasi yang sehat.

Ia ingin melihat masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama yang mengirimkan produk mereka ke luar negeri.

Menutup pernyataannya, Yoti berpesan kepada seluruh masyarakat asli Papua untuk mulai fokus pada pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah masing-masing.

‎"Pesan saya hanya satu, masyarakat asli Papua harus memulai berkarya sesuai potensi daerahnya masing-masing, tampil sebagai pemain utama, dan stop malas-malas dan stop penyakit sosial bagi para muda-mudi Papua", imbuhnya.

Dengan terbukanya akses pasar internasional melalui Pelabuhan Pomako, peluang untuk mendatangkan devisa sekaligus meningkatkan taraf hidup rakyat kini berada di depan mata.

Kemandirian ekonomi melalui pengelolaan lahan dan laut secara mandiri menjadi mimpi besar yang kini mulai menampakkan wujudnya.(*)




‎Penulis: Kebagibui Deto

Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BPD HIPMI Papua Tengah Apresiasi Terobosan Meki Nawipa Buka Keran Ekspor di Pelabuhan Pomako
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan