Iklan

iklan

Ilaga Mulai Berbenah: Strategi Tiga Langkah Gubernur Meki Nawipa Pulihkan Puncak

Tabloid Daerah
8.14.2026 | 4:22:00 PM WIB Last Updated 2026-08-14T09:22:21Z
iklan
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa memimpin langsung Rapat Koordinasi Terpadu di Aula Negelar, Ilaga, Kabupaten Puncak, Jumat (14/8/2026). -Ist.


[Tabloid Daerah], Puncak -- Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa memimpin langsung Rapat Koordinasi Terpadu di Aula Negelar, Ilaga, Kabupaten Puncak, Jumat (14/8/2026), guna mempercepat pemulihan Kabupaten Puncak pascakerusuhan pembakaran kantor pemerintahan akibat polemik Dana Desa.

Puing-puing hitam sisa pembakaran di Kantor DPRK, Kantor Bupati Puncak, Kantor DPMK, dan sejumlah kantor lainnya, menjadi saksi bisu amuk massa yang dipicu karut-marut penyaluran Dana Desa tahap pertama 2026.

Menanggapi situasi genting ini, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa memimpin langsung turun ke lapangan.

Ia menegaskan bahwa jajaran Pemerintah Provinsi tidak akan membiarkan Pemerintah Kabupaten Puncak tertatih sendirian menghadapi dampak kerusakan fisik maupun sosial.

Langkah cepat diambil melalui rapat koordinasi yang dihadiri seluruh elemen penting, mulai dari Bupati Puncak, Elvis Tabuni hingga jajaran TNI/Polri.

Fokus utama pertemuan ini adalah membedah akar masalah dan menyusun peta jalan pemulihan.

Ada tiga pilar utama yang menjadi prioritas, inventarisasi kerusakan gedung untuk rencana rekonstruksi, memastikan roda pelayanan publik tetap berputar di fasilitas darurat, serta memulihkan stabilitas keamanan melalui dialog terbuka.

"Kita tidak akan membiarkan mereka berjalan sendiri, kita akan terus bersama-sama dengan masyarakat di Ilaga. Sejumlah pimpinan OPD telah kami utus lebih dulu ke Ilaga untuk membantu penanganan pascakejadian," ujar Gubernur Meki Nawipa di hadapan peserta rapat.

Kehadiran Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley di Ilaga membawa pesan kuat tentang kehadiran Pemprov di tengah konflik.

Pemprov Papua Tengah menyadari bahwa perbaikan fisik bangunan hanyalah sebagian kecil dari pekerjaan rumah yang ada.

Tantangan terbesarnya adalah mengembalikan kepercayaan publik dan memastikan transparansi distribusi anggaran desa agar tak lagi menjadi sumbu konflik di masa depan.

Wagub Deinas Geley menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk memutus rantai kesalahpahaman.

Ia berharap mekanisme penyaluran Dana Desa ke depan dilakukan secara akuntabel sesuai regulasi, dengan melibatkan tokoh adat dan agama sebagai jembatan komunikasi.

"Kita melakukan rapat ini untuk mempercepat proses perbaikan dan rehabilitasi kantor pemerintahan yang terdampak, menyelesaikan persoalan penyaluran Dana Desa secara transparan dan akuntabel melalui mekanisme yang sesuai regulasi, meningkatkan komunikasi dan dialog antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat guna mencegah kesalahpahaman yang memicu konflik," kata Deinas Geley menambahkan.

Kini, Ilaga mencoba bangkit dari abu. Dengan pengawalan ketat dari Forkopimda dan komitmen bantuan dari tingkat provinsi, proses rehabilitasi diharapkan bisa segera dimulai agar denyut nadi pemerintahan di Kabupaten Puncak kembali normal.(*)




Penulis: Rils
Editor: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ilaga Mulai Berbenah: Strategi Tiga Langkah Gubernur Meki Nawipa Pulihkan Puncak
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan