Iklan

iklan

Pesan Menohok Bupati Womaki di Hari Jumat Agung: Wujud Memupuk Iman - Jaga Kamtibmas dan Rawat Kedamaian

Tabloid Daerah
4.03.2026 | 9:34:00 PM WIB Last Updated 2026-04-04T13:02:29Z
iklan
Bupati Yampit Nawipa mengikuti Ibadah Jumat Agung bersama keempat Jemaat Kelompok Yusup Kelasis Weya Enarotli, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (3/4/2026), pagi pukul 08.00 waktu Papua / Istimewa


[Tabloid Daerah], Paniai -- Bupati Paniai, Yampit Nawipa mengikuti ibadah Jumat Agung bersama Empat Jemaat Kelompok Yusup, Kelasis Weya Enarotali di Distrik Paniai Timur, pada Jumat (3/4/2026), pagi pukul 08.00 waktu Papua, seraya mengajak masyarakat menjaga keamanan sebagai bentuk nyata penguatan iman kepada Tuhan.

Suasana khusyuk menyelimuti Distrik Paniai Timur saat fajar menyingsing. Di tengah keheningan yang mencerminkan duka atas peristiwa penyaliban di Kalvari - Bukit Golgota, Bupati Yampit Nawipa melebur bersama Jemaat Kelompok Yusup Kelasis Weya Enarotli untuk memperingati Jumat Agung.

Ibadah Jalan Salib yang dimulai pukul 08.00 waktu Papua, itu berlangsung dalam balutan liturgi yang meditatif, membawa pesan tentang pengorbanan tertinggi dan kesetiaan kasih Tuhan.

Bagi masyarakat Paniai, momentum ini bukan sekadar rutinitas kalender gerejawi. Jumat Agung menjadi puncak perenungan dalam rangkaian Tri Hari Suci.

Kehadiran Bupati yang akrab disapa Bupati Womaki ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah denyut spiritualitas warga, terutama dalam momen sakral perjamuan kudus dan refleksi wafatnya Yesus Kristus.

"Kepada Umat Nasrani di Kabupaten Paniai selamat merayakan Hari Perjamuan Terakhir Yesus bersama murid-muridnya, Peristiwa Penyaliban Yesus, dan Kebangkitan Yesus. Semoga, makna dari ibadah ini membawa kedamaian, sukacita, dan harapan baru dalam setiap Langkah hidup kita," ucap Bupati Nawipa kepada TaDahnews.com.

"Sebagai Bupati, dan atas nama keluarga, serta pribadi, saya sampaikan selamat menjalani Ibadah Paskah dalam tenang dan damai," tandasnya.

Usai ibadah, Yampit Nawipa menyampaikan pesan penting mengenai stabilitas daerah.

Ia menekankan bahwa menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bukan hanya tugas semua pihak, melainkan perwujudan dari iman itu sendiri.

Kedamaian di Paniai harus tetap terjaga, sebagaimana kerukunan yang telah terjalin selama perayaan Natal, Nyepi, hingga Idulfitri sebelumnya.

"Semua pihak kalau sudah menjaga keamanan dan ketertiban berarti itu bagian dari memupuk iman kita kepada Tuhan kita sebagai umat beragama. Tetapi, kalau yang kacau-kacau, sengaja buat atau pun sudah terbiasa, mulai hari ini stop dan tunduk pada keyakinan iman kepada sang pencipta," pinta anak muda gerak cepat.

Melalui peringatan ini, Yampit berharap Paskah tahun ini membawa harapan baru.

Ia mengajak seluruh umat Nasrani di Paniai untuk merayakan kemenangan iman dengan hati yang tenang, sembari terus memupuk persaudaraan di tengah keberagaman denominasi gereja yang ada di Bumi Papua Tengah.(*)



Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pesan Menohok Bupati Womaki di Hari Jumat Agung: Wujud Memupuk Iman - Jaga Kamtibmas dan Rawat Kedamaian
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan