Iklan

iklan

DPW PPP Papua Tengah Tegaskan Kritik Kader ke Gubernur Meki Nawipa Bukan Sikap Partai

Tabloid Daerah
2.22.2026 | 2:58:00 PM WIB Last Updated 2026-02-22T07:12:26Z
iklan
Ketua Umum DPW PPP Papua Tengah, Freny Anouw, Minggu (22/2/2026), pagi pukul 10.00 waktu Papua. (TaDahnews)

[Tabloid Daerah], Nabire -- Pagi itu, Minggu (22/2/2026) pukul 10.00 waktu Papua, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Tengah, Freny Anouw, mengambil sikap tegas.

Melalui sambungan telepon selulernya, Anouw mengklarifikasi sekaligus memohon maaf atas 'kicauan miring' seorang kader berinisial NU yang menyoroti kinerja Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa.

Sebuah pernyataan yang, menurut Anouw, sama sekali tidak mewakili suara partai berlambang Ka'bah tersebut.

Freny Anouw, dengan nada lugas, menekankan bahwa PPP adalah partai pengusung pertama bagi Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Mengkritik tanpa dasar, apalagi menggunakan nama partai, sama saja dengan merusak citra dan pondasi partai itu sendiri. Ini bukan main-main.

Secara khusus, Anouw menanggapi sorotan kader NU yang menyebut, "PPP menilai Gubernur tak serius tangani masalah di Kapiraya", dan "PPP desak Gubernur untuk segera menyelesaikan persoalan tapal batas".

Kritik yang menurut Anouw, sungguh tak berdasar. Ia bahkan menegaskan, jika ada persoalan pribadi antara NU, yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Paniai, dengan pihak tertentu, jangan sekali-kali menyeret nama besar PPP.

"Kami sampaikan Kembali bahwa sikap dan pernyataan yang disampaikan oleh kader PPP NU adalah murni dari persoalan pribadi bukan dari PPP. NU hanya memanfaatkan PPP untuk meluapkan kekesalan masalah pribadinya," jelas Anouw.

Ia bahkan menambahkan, "Kami PPP itu bukan oposisi. Tetapi, kami pengusung pertama."

Anouw lantas menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, atas nama PPP dari Pusat hingga Daerah, kepada Gubernur Meki Nawipa.

Permohonan maaf ini, katanya, atas sikap individu NU yang telah memakai nama PPP tanpa izin dan tanpa dasar.

Ia menilai, apa yang disampaikan NU adalah murni pandangan pribadi, bukan representasi partai.

"NU sebagai pengurus PPP di Kabupaten Paniai tidak boleh melangkahi AD/ART PPP apalagi ada DPW juga DPP. Dan, tidak pernah partai perintahkan untuk mengambil sikap sendiri begitu," pintanya sembari menutup sambungan wawancara via telepon seluler. Sebuah peringatan keras.

Lebih jauh, Freny Anouw justru menjelaskan fakta sebenarnya terkait konflik sosial di Kapiraya. Gubernur Meki Nawipa, ujarnya, telah bergerak cepat, memediasi tiga kabupaten yang bersengketa.

Tim yang dipercayakan dari kabupaten pun sudah bekerja menyelesaikan tapal batas secara adat dan kekeluargaan. Jadi, tudingan tak serius itu patut dipertanyakan.

Oleh karena itu, DPW PPP Papua Tengah meminta agar kader berinisial NU, Ketua DPC Paniai, segera bertanggung jawab atas pernyataan dan sikapnya.

Permintaan maaf secara terbuka menjadi penting. Tak hanya itu, seluruh kader PPP di mana pun diminta untuk tidak melakukan kesalahan fatal serupa yang bisa mencoreng nama baik partai.(*)




Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPW PPP Papua Tengah Tegaskan Kritik Kader ke Gubernur Meki Nawipa Bukan Sikap Partai
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan