Iklan

iklan

Apel Awal Tahun 2026, Gubernur Meki Nawipa: Kita "Full Speed" Jalankan Visi-Misi Program Kerja

Tabloid Daerah
1.05.2026 | 10:17:00 AM WIB Last Updated 2026-01-05T04:02:54Z
iklan
Gubernur Meki Nawipa Memimpin Apel Gabungan bersama ASN, non-ASN, dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, berlangsung di Halaman kantor Gubernur Bandara Lama, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Senin (5/1/2026), pagi pukul 08.00 waktu Papua. (Dok. Biro ADPIM Papua Tengah/ Humas Pemprov Papua Tengah)

[Tabloid Daerah], Nabire -- Awal Tahun 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar Apel Gabungan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN, dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua Tengah.
‎Apel berlangsung di Halaman kantor Gubernur Bandara Lama, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Senin (5/1/2026), pagi pukul 08.00 waktu Papua.
‎Pantauan TaDahnews.com, tampak hadir, Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa di dampingi Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, Asisten Setda dan jajarannya, semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajarannya, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 
‎Dalam amanatnya, Gubernur Meki Nawipa mengucapkan terimakasih atas kinerja dan kerja keras ASN selama tahun 2025.
‎"Terimakasih dan Tuhan memberkati atas karya-karya melayani masyarakat di Provinsi Papua Tengah ini," ucap Orang nomor satu Provinsi Papua Tengah.
‎"Kita berharap supaya Tuhan tolong kita, kita tetap sehat untuk berkarya terus di tahun 2026. Di tahun 2026, Bapak-Ibu tahu bahwa visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur full speed tahun ini. Semua akan berjalan, program gubernur dan wakil gubernur definitif," tandasnya.
‎Gubernur Papua Tengah menegaskan, tidak lagi program-program tambahan dari Kepala OPD atau siapapun dia, kita fokus program kerja, visi-misi pembangunan.
‎Sebagai gubernur definitif dan wakil gubernur, Meki Nawipa juga menekankan bahwa, pihaknya sudah janji sama rakyat apa yang akan dibuat, dan beberapa hal sudah dibuat pada tahun 2025 dengan cara pergeseran-pergeseran dan itu sudah berhasil.
‎Gubernur definitif pertama Papua Tengah menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada dinas-dinas yang sudah kerja, sudah menggerakkan semua sisi, dengan harapan pemerintah sedang jalan terus ke depan.
‎Pasalnya, fokuskan arah pikiran, arahkan pada tujuan pembangunan dan melayani, serta arahkan cita-cita kita bersama.
‎"Besok harus lebih baik dari pada hari ini, menolong masyarakat ini mulai dari Pulau, Pesisir, Lemba, sampai di Gunung. Mulai dari Utara sampai di Selatan, mulai dari Mioga sampai di Kuatisore. Kita tolong mereka dengan program-program yang ada, dan perlu ada hasil. Program-program ini harus terukur dan tepat sasaran," ungkap Gubernur Nawipa. 
‎Selain itu, Gubernur defintif pertama di DOB Provinsi Papua Tengah ini juga berharap, program-program harus terukur dan tepat sasaran, yang selama ini mungkin kita lakukan hanya di satu kabupaten atau dua kabupaten. Tetapi, Tahun 2026 itu merata di seluruh kabupaten.
‎"Dengan harapan bahwa dengan sentuhan dari provinsi atau pemerintah provinsi, masyarakat mendapatkan manfaat dan pemerintah menjadi berkat buat mereka," harapnya. 
‎Gubernur Nawipa juga menekankan kerja disiplin dan tinggalkan kompromi. Disiplin kehadiran, waktu kerja, kinerja, dan disiplin anggaran, kita dipanggil menjadi ASN untuk Melayani.
‎Maka itu harapnya, jangankan Gubernur, Tuhan saja marah kalau kita tidak kerja secara baik, tidak disiplin, dan merasa gampang-gampang. 
‎"Kabupaten Nabire ini sudah menjadi ibu kota provinsi Papua Tengah, artinya, cepat atau lambat, dia akan bergerak secepat mungkin," ujarnya. 
‎Lebih lanjut Gubernur Nawipa mengingatkan, kita sudah buat program, tahun ini kita akan bangun tiga tower pemerintahan pusat di Kaladiri, begitu juga Kantor Gubernur, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi, dan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, ini akan terbangun tahun ini.
‎"Kita sudah siap-siap punya kantor sendiri dan akan bergerak ke Kaladiri tahun depan," pintanya.
‎Mantan Bupati Kabupaten Paniai menekankan bahwa kita sedang berpikir strategi apa yang kita harus buat selain kantor-kantor ini.
‎"Kita sudah punya MES yang dibangun oleh PUPR, yang di mana tahun depan kalau kantor sudah ada, bisa ditempati oleh ASN ke depan," pungkasnya. 
‎Gubernur bervisi Papua Tengah Terang mengatakan Kaladiri menjadi kota pemerintahan pusat Pemprov dan di Nabire menjadi kota perdagangan dan industri.
‎Menurutnya, kehadiran, waktu kerja on time, kinerja, dan disiplin anggaran, Tahun 2025 itu karena, kita baru masuk dan ada hal-hal yang perlu kita perbaiki.
‎"Sehingga kalau ada kendala itu kita toleransi dengan hal yang biasa. Tetapi, di tahun 2026 tidak ada kata toleransi, maka itu kita kerja full," tuturnya.
‎Gubernur berpesan, kita sebagai ASN kerja maksimal, buat yang terbaik, kekuatan yang ada, hikmat yang ada untuk melayani.
‎"Kita keluarkan semua kerja keras dN hikmat kita untuk bagaimana mewujudkan cita-cita bangsa. Rakyat harus mendapatkan manfaat yang lebih besar daripada kepentingan lain," pesan Ketua Asosiasi Pimpinan Daerah se-Tanah Papua.(*)

‎Penulis: ElD
‎Editor: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Apel Awal Tahun 2026, Gubernur Meki Nawipa: Kita "Full Speed" Jalankan Visi-Misi Program Kerja
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan