Iklan

iklan

Klarifikasi Tentang Status Yulianus Tebai: Korban Kerja di Satpol-PP Bukan Pemalang dan Pemabuk, Pelaku Akan Ditindak Tegas

Tabloid Daerah
1.22.2023 | 11:30:00 PM WIB Last Updated 2023-01-23T03:43:55Z
iklan
Foto Bersama Saat Klarifikasi Status Yulianus Tebai (Korban Penembakan Oleh oknum Anggota Polisi); Dandim, Doni Firmansyah. PJ Bupati, Petrus Agapa. Dan, Kapolres, Samuel D. Tatiratu/@tadahScreenchot

TaDahnews.com, Nabire --
Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Dogiyai, Dr. Petrus Agapa, M.Si., mengklarifikasi bahwa Yulianus Tebai (korban) yang ditembak mati oleh aparat kepolisian di Ugida bukan pemalang dan bukan juga pemabuk. Hal ini juga disampaikan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dogiyai yang mana akan mencopot jabatan kepolisian, ini, didampingi oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1705 Dogiyai.

Hal ini dibenarkan PJ Bupati Dogiyai, Dr. Petrus Agapa, M.Si., dan Kapolres Dogiyai, Kompol Samuel D. Tatiratu S.I.K., yang didampingi oleh Dandim 1705, Letkol Inf. Doni Firmansyah, M., Han. 

Dalam video klarifikasi yang beredar luas itu menyatakan bahwa Yulianus Tebai adalah murni Tenaga Honorer di Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) yang saat ini bertugas di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Dogiyai.


"Yulianus Tebai bukan pemalang dan bukan juga pemabuk. Ia murni anggota SatPol-PP yang saat ini sebagai pegawai honorer Satpol-PP di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Dogiyai," tegasnya.

Lebih lanjut Agapa menjelaskan, ketika ditembak, beliau (korban) melakukan perjalanan ke kebun untuk menafkahi keluarga.

Dalam Video klarifikasi itu, Minggu (22/01/2023), Agapa juga menjelaskan, pelaku penembakkan di Totoko Taiga, Kampung Tugomani, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire pada Sabtu (21/1/2023), adalah oknum Anggota Polisi dari Polisi Resort (Polres) Paniai yang sedang jalan dinas mengawal truk milik salah satu perusahan yang beroperasi di Paniai.

"Pelaku saat ini sedang diamankan di Polres Nabire," kata Agapa.

Ditempat yang sama , Kapolres Dogiyai, Kompol Samuel D. Tatiratu dalam video klarifikasi juga menyebutkan ada insiden penembakan di Ugida, Sabtu (12/1/2023) yang dilakukan oleh oknum Anggota Polres Paniai yang mengakibatkan meninggalnya salah satu Masyarakat Sipil.

"Kemarin (21/1/2023), benar ada penembakan terhadap Warga Sipil (Meninggal Dunia) di Ugida oleh Anggota Polisi yang bertugas di Polres Paniai. Yulianus Tebai (korban) juga merupakan honorer Satpol-PP di Dogiyai. Ia bukan pemalang, bukan juga pemabuk," tutur Kapolres Dogiyai.

Kapolres mengaku kesal atas peristiwa penembakan yang menimpa Warga Sipil.

"Saya mewakili Pimpinan Polisi Daerah (Polda Papua) sesalkan tindakan ini dan kami juga minta maaf," ujarnya. 

Menurutnya, pelaku penembakan sudah diamankan di Polres Nabire dan akan di proses hukum sesuai dengan hukum yang berlaku di instansi kepolisian sesuai perintah atasan.

"Kami akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan perintah kapolda bahwa oknum Anggota Polisi yang melakukan tindakan semena-mena harus ditindak tegas, yang bersangkutan sudah kami tahan dan akan diproses hukum," tutupnya.

Berita yang menghadirkan Dandim 1705 Dogiyai, PJ Bupati Dogiyai, dan Kapolres Dogiyai, hadir di depan video klarifikasi yang beredar luas (viral) ini berawal dari berita ini, "Ini Kronologis Penembakan Di Ugida".



Kontributor: Tegey
Editor: Melky Dogopia
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Klarifikasi Tentang Status Yulianus Tebai: Korban Kerja di Satpol-PP Bukan Pemalang dan Pemabuk, Pelaku Akan Ditindak Tegas

P O P U L E R

Trending Now

Iklan

iklan