Iklan

iklan

John NR Gobai: Pemerintah Dan Freeport Harus Menjawab Keluhan Masyarakat Mimika Timur Jauh

Tabloid Daerah
11.02.2022 | 10:30:00 AM WIB Last Updated 2022-11-10T19:40:17Z
iklan
Foto Bersama Usai Dialog Yang Dilakukan Oleh Ketua Poksus DPRP Papua, John NR Gobai/@tadahnews.com

TaDahnews.com, Jayapura --
 
Data Lembaga Peduli Masyarakat Mimika Timur Jauh (LAPEMAWIL), dalam kunjungan ke Daerah Pomako, dan berdiskusi dengan beberapa pengemudi Motor Laut atau Fiber, mereka menceriterakan bagaimana kesulitan yang mereka alami. Oleh karena, pembuangan Tailing P.T. Freeport Indonesia.

Hal ini dijelaskan Ketua Kelompok Khusus (Poksus) Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua, John NR Gobai usai Dialog Poksus DPRP di Jayapura. Dijelaskannya, ketika mereka mengantar penumpang ke Daerah Manasari Kampung Fanamo, Distrik Mimika Timur Jauh, dan juga mereka menceritakan, Bagaimana hambatan yang dialami untuk akses transportasi melalui sungai ke Distrik Agimuga.

"Kesulitan ini terjadi menurut mereka karena, pendangkalan di Sungai Kamora dan Sungai lainnya yang ada di dekat Distrik Mimika Timur Jauh di Manasari sampai ke Muara Sungai Agimuga," kata Ketua Poksus DPRP Papua, John NR Gobai, Selasa (1/11) kepada media ini.

Dalam Dialog guna mendengar keluhan masyarakat Mimika Timur Jauh yang disampaikan LEPEMAWIL Mimika Timur Jauh, di Jayapura, Gobai membenarkan bahwa Ibu Adolfina Kum banyak menjelaskan data lapangan.

"Terdapat perbedaan keadaan dahulu dan sekarang akibat pendangkalan. Pendangkalannya terjadi diduga banyak sedimen yang ada di dalam sungai-sungai tersebut, pendangkalan ini otomatis menghambat jalan melalui sungai yang selalu digunakan oleh masyarakat di Mimika Timur Jauh dan masyarakat yang menuju ke Distrik Agimuga," pungkas John NR Gobai.

Lanjutnya, Ibu Kum lebih mejelaskan, menurut informasi warga, diduga sedimen ini berasal dari pembuangan Tailing P.T. Freeport Indonesia. Untuk itu, LEPEMAWIL meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan hidup agar membentuk Tim Independen untuk melakukan pencarian fakta atau investigasi terhadap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Mimika Timur Jauh. Dan, bersama Freeport harus menjawab keluhan masyarakat terkait Tailing Freeport karena, persoalan ini sangat menentukan jalur transportasi untuk Wilayah Indonesia Bagian Timur dan juga Kabupaten Asmat.

Tutup Gobai bahwa perlu kami ingat bersama bahwa Daerah Mimika ini jalur transportasinya lebih banyak digunakan transportasi air atau laut. Karena, jumlah sungai di Kabupaten Mimika yang sangat banyak dan juga di Kabupaten Asmat.

"Pembuangan Tailing P.T. Freeport Indonesia akan sangat mengganggu kehidupan masyarakat. Kami tahu bahwa masyarakat Timika ini tak dapat hidup tanpa sungai, sagu, dan sampan. Untuk itu, pemerintah harus melakukan investigasi terkait pendangkalan ini," tutup Gobai.


Admin
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • John NR Gobai: Pemerintah Dan Freeport Harus Menjawab Keluhan Masyarakat Mimika Timur Jauh

P O P U L E R

Trending Now

Iklan

iklan