Iklan

iklan

Mesak Magai : Saya Tidak Mau Sistem Dinasti Ini Berkuasa, Reformasi Birokrasi Akan Saya Terapkan

Tabloid Daerah
11.10.2020 | 9:14:00 AM WIB Last Updated 2021-12-05T17:12:19Z
iklan
Foto: Mesak Magai saat tanya jawab
 di Posko Pemenangan
 Relawan Millenial MESI/Dok. TaDahNews.com













TaDahNews.com, Nabire – Mesak Magai S.Sos., M.Si., terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua (DPRP) baru satu tahun, tinggalkan DPRP, kembali melawan sistem Dinasti Pemerintahan, dan akan melakukan banyak perubahan termasuk Reformasi Birokrasi.



Hal ini dibenarkan Mesak Magai saat hendak berkunjung, atau kampanye tertutup ke Posko pemenangannya di Relawan Millenial MESI.



“Saya dengar bahwa karena isunya itu kekuasaan dinasti itu mau lawan kotak kosong maka saya juga nyatakan sikap ambisi jalan, untuk mematahkan kekuatan dan kekuasaan dinasti ini,” pungkas Magai di Posko Relawan Millenial MESI, Minggu (08/11/2020), sore, Pukul 17:00 Waktu Papua (WP).



Lanjutnya, saya berusaha dan berjuang untuk mendapatkan Partai, dan Puji Tuhan, PDIP, bersama dengan sahabat koalisi lainnya merapatkan barisan ke saya.



“Ternyata ya, bersyukur kami berdua setelah beberapa partai ini merapatkan barisan ke saya dan pasangan saya, Pak Ismail, kami hadir untuk menantang kekuasaan dinasti ini,” tutur Magai, dengan tersenyum.



Lanjutnya, Sepak Bola saja anaknya yang urus, Birokrasi Pemerintahan sampai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sriwini juga keluarganya, anaknya sampai keluarganya masuk di kursi DPRD Nabire, anaknya yang maju di Pilkada Kabupaten Deiyai tahun lalu pada saat itu wakilnya juga termasuk keluarga atau Bapaknya, bahkan yang parahnya lagi bahwa Itrsinya diusung oleh suaminya, bupati Nabire ini, untuk ikut berkompetisi pilkada nabire tahun 2020 ini.



“Ingat bahwa jika kekuatan, kekuasaan dinasti atau politik dinasti yang terbangun maka urusan – urusan umum tidak akan pernah aman, diantaranya, seperti; Hak Guru, Tenaga Medis, Lampu Merah Nabire, Anak-anak terlantar yang disebut ‘aibon’, kegiatan seni sanggar dan kepemudaan, dan lain-lain,” imbuhnya dikutip media ini.



Tutup Magai, dari pemerintahan Kabupaten Nabire ada sampai dengan saat ini, itu tidak ada bupati yang hanya satu periode, semuanya dua periode. Dan kalau, Isaias Douw sudah dua periode, sekarang Istrinya juga calon, nantinya dua periode lagi, terus keluarga yang mana yang akan maju untuk dua periode lagi, wah! Sistem dinasti ini harus saya patahkan dan akan melakukan banyak hal, termasuk Reformasi Birokrasi Pemerintahan.



Reformasi Birokrasi Pemerintahan Daerah masuk di dalam “Misi” pasangan calon (Paslon) Bupati, dan Wakil Bupati. Yaitu: Mesak Magai dan Ismail Djamaluddin. Semua suku-etnis di Kabupaten Nabire, semua agama, ikut berperan dan berpartisipasi di dalam Birokrasi Pemerintahan Kabupaten Nabire.

 




Pewarta : Wado Goo

Editor     : Admin

Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mesak Magai : Saya Tidak Mau Sistem Dinasti Ini Berkuasa, Reformasi Birokrasi Akan Saya Terapkan

P O P U L E R

Trending Now

Iklan

iklan