Iklan

iklan

Turun ke Parit Gotong Royong Buka Sumbatan: Pesan Intrinsik Bupati Womaki Ajak Kesadaran Warga

Tabloid Daerah
6.16.2026 | 1:13:00 PM WIB Last Updated 2026-06-16T08:17:01Z
iklan
Bupati Yampit Nawipa memimpin aksi gotong-royong bersama pemuda untuk membersihkan material yang menyumbat drainase di depan Kantor Bupati Paniai yang berlokasi di Madi, Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa (16/6/2026) pagi.(Ist.)


[Tabloid Daerah], Paniai -- Bupati Paniai, Yampit Nawipa memimpin aksi gotong-royong bersama pemuda untuk membersihkan material yang menyumbat drainase di depan Kantor Bupati Paniai yang berlokasi di Madi, Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa (16/6/2026) pagi.
‎Pantauan TaDahnews.com, pembersihan dilakukan karena, saluran drainase tersebut tersumbat material yang terjatuh ke parit beberapa bulan lalu.
‎Alih-alih berada di balik meja kerja, Bupati Yampit Nawipa justru terlihat berpeluh di pinggir jalan.
‎Mengenakan pakaian jersey Persipani Paniai, Bupati Yampit Nawipa yang karib disapa Bupati Womaki ini tidak segan mengotori tangannya dengan lumpur dan bebatuan yang menyumbat saluran air di depan kantor bupati.
‎Langkah taktis ini diambil bukan tanpa alasan. Saluran drainase tersebut sudah berbulan-bulan tersumbat material batu, pasir yang mengeras.
‎Jika dibiarkan, tumpukan tanah dan batu itu bakal memicu genangan air yang meluap ke badan jalan setiap kali hujan deras mengguyur di wilayah madi, Paniai Timur.
‎Dalam aksi gotong-royong tersebut, Yampit Nawipa didampingi sejumlah pemuda setempat.
‎Mereka bahu-membahu mengangkat material yang menutupi parit, memastikan aliran air kembali lancar. 
‎Bupati yang dikenal dengan julukan 'anak muda gerak cepat' ini menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak melulu soal instruksi, tapi juga keteladanan di lapangan.
‎"Kita angkat material yang menutup jalannya air, supaya tidak terjadi genangan air saat hujan," ujar Yampit di sela-sela turun kerja.
‎Baginya, mengembalikan fungsi drainase adalah prioritas untuk menjaga kenyamanan di pusat pemerintahan kabupaten tersebut.
‎Ia menegaskan bahwa antisipasi jauh lebih penting daripada sekadar menangani dampak setelah banjir terjadi. Apalagi, cuaca di dataran tinggi Papua Tengah sulit diprediksi.
‎"Kita menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor bupati tanpa menunggu, sebab, yang namanya hujan itu kita tidak tahu kapan. Lebih cepat kita antisipasi genangan air juga tumpukan sampah," tambahnya sambil senyum tipis.
‎Keterlibatan para pemuda dalam aksi ini pun mendapat apresiasi khusus dari sang bupati.
‎Womaki berharap semangat menjaga lingkungan ini harus menular ke seluruh lapisan masyarakat Paniai.
‎Ia meyakini bahwa kekuatan sejati dalam membangun daerah berawal dari kepedulian terhadap hal-hal kecil di sekitar mereka.
‎"Kita mestinya harus ada kesadaran bahwa menjaga kebersihan itu bagian dari iman. Untuk itu, saya berharap kerja gotong royong ini adalah kekuatan membangun Paniai," pungkas Womaki.
‎Melalui aksi ini, Womaki kembali mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan rutin mengecek saluran air di lingkungan masing-masing guna mencegah penyumbatan di masa mendatang.(*)



Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Turun ke Parit Gotong Royong Buka Sumbatan: Pesan Intrinsik Bupati Womaki Ajak Kesadaran Warga
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan