[Tabloid Daerah], Nabire -- Pagi itu, Ballroom Kantor Gubernur di Nabire terasa berbeda. Bukan hiruk pikuk rapat anggaran, melainkan keheningan refleksi spiritual.
Patauan TaDahnews.com, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN dari lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah berkumpul, merayakan persatuan dalam keragaman melalui Ibadah Oikumene Papua Tengah yang dipimpin langsung Gubernur Meki Frits Nawipa, Jumat (13/2/2026).
Ini bukan sekadar ritual Jumat pagi, tetapi penegasan kembali komitmen moral aparatur pemerintah di Bumi Cenderawasih, Tanah Papua Tengah.
Acara yang dipusatkan di Kantor Gubernur Exit Bandara lama, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, menjadi oase spiritual.
Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, hadir didampingi Wakil Gubernur, bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Orang nomor satu Papua Tengah itu menegaskan bahwa kegiatan ini adalah momen penting untuk menguatkan spiritualitas dan menjaga kebersamaan di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan provinsi.
Ia mengingatkan, tugas melayani masyarakat adalah amanah yang harus diemban dengan integritas tinggi.
"Ibadah ini mengingatkan kita semua bahwa dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, kita harus menjadi agen-agen pembawa damai. ASN harus hadir sebagai teladan, bekerja dengan hati, jujur, dan penuh tanggung jawab,” ujar Meki Nawipa.
Sebuah pesan yang menohok. Semangat damai itu, lanjutnya, harus dimulai dari lingkungan kerja dan terus dibawa ke tengah masyarakat.
Khotbah yang disampaikan oleh Pembawa Firman Tuhan, Bapak Pdt. Dr. Alman Manik, sejalan dengan arahan Gubernur.
Ia menekankan peran vital setiap ASN Papua Tengah sebagai mercusuar di tengah masyarakat.
Pdt. Alman mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk menghadirkan nilai-nilai kasih, persatuan, dan kedamaian dalam setiap langkah pelayanan.
Pelaksanaan Ibadah Oikumene Papua Tengah kali ini menunjukkan kolaborasi apik antar-lembaga, didukung penuh oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DUKCAPIL) Provinsi Papua Tengah yang bertugas sebagai OPD pendukung, bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah.
Sinergi ini mencerminkan komitmen Pemprov dalam memelihara kerukunan.
Melalui refleksi bersama ini, Pemprov Papua Tengah berharap seluruh aparatur semakin memperkuat iman, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan semangat kerja yang harmonis.
Tujuannya hanya satu, mewujudkan pelayanan publik yang jauh lebih baik dan berlandaskan kejujuran bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.(*)
Penulis: Amatenay Douw
Editor: Kebagibui Deto

