[Tabloid Daerah], Nabire -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah.
Peringatan HUT ke-4 provinsi ini, akan dimulai pada Minggu (19/1/2026), malam pukul 19.00 WIT dan berakhir, pada Rabu (22/7/2026), dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur, Area Bandara Lama, yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Sejumlah rangkaian kegiatan tersebut, antara lain, Nonton Bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 yang akan dipandu pegiat dan atlit sepak bola Papua Tengah, Jalan Santai, Lomba Tari Yosim Pancar, Konser Kebangkitan Rohani (KKR), Konser Musik, dan keterlibatan 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Panitia HUT ke-4 Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai, menjelaskan peringatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah, dan disahkan pada tanggal 25 Juli 2022.
Namun, pelaksanaan HUT tahun 2026, dimajukan pada Rabu 22 Juli 2026 karena, menyesuaikan agenda pemerintah daerah.
“Perlu kita ketahui bahwa menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah itu keluar tanggal 25 Juli, cuman di tanggal tersebut ada beberapa agenda Pemprov Papua Tengah yang kita laksanakan. Sehingga, HUT Provinsi yang ke-4 kami majukan pada tanggal, 22 Juli 2026,” jelas Vivian Gobai kepada media, sembari memastikan kesiapan acaranya, pada Sabtu (18/7/2026), siang pukul 11.00 WIT, di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Area Bandara Lama.
Rangkaian kegiatan akan diawali pada 19 Juli 2026 dengan Nobar Final Piala Dunia Argentina vs Spanyol, yang menjadi bagian dari perayaan HUT Papua Tengah.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 - 07.00 WIT setelah pertandingan partai final tersebut berakhir.
“Jadi untuk kegiatan Nobar Final Piala Dunia, ini, kami akan laksanakan, pada tanggal, 19 Juli, mulai jam 7 malam sampai kick-off Argentina vs Spanyol sampai partai final itu berakhir, jam 7 pagi. Jadi tidak ada gangguan dan lain-lain,” tandasnya.
lanjut Vivian, hari berikutnya, Pemprov Papua Tengah akan menggelar jalan santai yang melibatkan masyarakat, organisasi perangkat daerah (OPD), dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kegiatan lanjutannya akan diadakan lomba Tari Yospan bertema, “JAMBU (Jangan Melupakan Budaya)” sebagai upaya melestarikan budaya Papua.
Vivian Gobai yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Umum Setda Provinsi Papua Tengah, mengatakan, lomba Tari Yospan dibagi menjadi dua kategori, yakni, kategori umum dan kategori OPD serta Forkopimda.
“Untuk lomba Yospan ini ada dua kategori, kategori pertama dibuka untuk umum dan kategori kedua ini untuk OPD atau Forkopimda yang sudah tergabung untuk meramaikan HUT ke-4 Papua Tengah,” kata Vivian.
Puncak peringatan HUT ke-4 Papua Tengah akan digelar pada 22 Juli 2026 melalui konser rohani, resepsi hari jadi provinsi, dan hiburan konser musik yang menghadirkan artis dan grup band Tanah Papua dan dari lokal Provinsi Papua Tengah, serta sejumlah artis asli Papua.
Momentum HUT juga dimanfaatkan Pemprov Papua Tengah untuk mendorong perputaran ekonomi lokal dengan melibatkan pelaku UMKM dari kalangan Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP.
“Perlu kita ketahui bahwa ini ajakan untuk seluruh masyarakat Papua Tengah yang ada di Kabupaten Nabire bahwa dari tiga hari kegiatan ini ada juga UMKM dari mama-mama Orang Asli Papua (OAP) dan juga dari non OAP akan ikut berpartisipasi untuk meningkatkan ekonomi rakyat terlebih khusus ekonomi rumah tangga,” pungkas Vivian.
Ia mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire, untuk menghadiri seluruh rangkaian kegiatan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami seluruh masyarakat Papua Tengah yang ada di Nabire untuk datang bersama-sama untuk kita sama-sama meningkatkan ekonomi di Provinsi Papua Tengah terlebih khusus di Kabupaten Nabire,” pintanya.
Panitia juga menyiapkan hiburan rakyat yang menampilkan grup band lokal Nabire dan sejumlah artis asli Papua.
Selain itu, Vivian juga menyampaikan, masyarakat berkesempatan mengikuti undian berhadiah dengan hadiah utama empat unit sepeda motor.
“Setiap kegiatan ini ada hiburan rakyat dari grup band lokal Nabire dan juga ada beberapa artis dari luar Nabire. Tetapi, mereka juga anak-anak asli Papua, kita punya artis-artis asli Papua,” ungkapnya.
“Dan juga ada doorprize dan tentu hadiah sangat menarik karena kami menyediakan empat hadiah utama yaitu 4 unit motor,” imbuhnya.
Diakhir penjelasannya, Vivian menerangkan, pengundian hadiah akan dilakukan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Seluruh acara terbuka untuk masyarakat dan tidak dipungut biaya.
“Masing-masing akan diundi satu motor di hari pertama, dua unitnya di hari puncak. Acara ini gratis untuk seluruh masyarakat Papua Tengah. Acara akan dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur,” tutupnya.(*)
Penulis: Kebagibui Deto

