Iklan

iklan

Program Pendidikan Gratis Berlanjut, 200 Pelajar Papua Tengah Terima Bantuan Laptop

Tabloid Daerah
1.21.2026 | 5:28:00 PM WIB Last Updated 2026-01-21T12:41:46Z
iklan
Penyerahan bantuan tahap pertama Laptop 200 unit ke 200 pelajar di Papua Tengah, digagas Gubernur Meki Frits Nawipa ini berlangsung di Hall Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, kawasan Exit Bandara Lama, Nabire, pada Rabu (21/10/2026) sore pukul 15.00 WIT, disaksikan jajaran pejabat tinggi daerah. (#Istimewa)

[Tabloid Daerah], Nabire -- Pemerintah Provinsi (Pemrov) Papua Tengah menunjukkan komitmennya terhadap sektor pendidikan dengan menyerahkan 200 unit laptop kepada 200 pelajar yang merupakan peserta Festival Budaya Pelajar Tahun 2025.

Penyerahan bantuan tahap pertama yang digagas Gubernur Meki Frits Nawipa ini berlangsung di Hall Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, kawasan Exit Bandara Lama, Nabire, pada Rabu (21/10/2026) sore pukul 15.00 WIT, disaksikan jajaran pejabat tinggi daerah.

Gubernur Meki Nawipa, didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Deinas Geley, serta Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, menyerahkan bantuan tersebut.

Dalam arahannya, Gubernur Nawipa menegaskan bahwa bantuan laptop ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kegiatan belajar dan penyelesaian tugas sekolah.

Ia memandang, laptop merupakan aset masa depan yang krusial bagi generasi muda Papua Tengah.

"Program ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah disepakati sejak 3 September lalu di Ballroom Nabire," kata Gubernur Meki Frits Nawipa.

200 unit laptop ini dialokasikan untuk pelajar dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah, meliputi Nabire, Deyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Mimika.

Untuk Kabupaten Nabire, penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 25 siswa-siswi SMA dan SMK, sementara penyaluran ke tujuh kabupaten lainnya akan dikoordinasikan melalui dinas terkait.

Gubernur Nawipa menyatakan Pemprov Papua Tengah berkomitmen untuk melanjutkan program pendidikan gratis secara bertahap. "Setelah SMA dan SMK, pada tahun 2026 program ini direncanakan menyasar SMP dan SD di seluruh Papua Tengah," ujarnya.

Beliau juga menekankan bahwa fokus utama pembangunan Papua Tengah diarahkan pada pendidikan dan penciptaan lapangan kerja sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

Diharapkan, bantuan laptop ini mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang kompeten.

Menyambut bantuan tersebut, Noris Jitmau, salah satu siswa penerima dari SMK Negeri 1 Nabire, menyampaikan rasa terima kasihnya. "Laptop ini akan digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah," tuturnya.(*)




Penulis: ElD
Editor: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Program Pendidikan Gratis Berlanjut, 200 Pelajar Papua Tengah Terima Bantuan Laptop
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan