Iklan

iklan

Rayakan Ibadah Nataru, Umat Klasis GKIP Yatamo: "Bangkitlah Yang Tak Berdaya"

Elias Douw
1.01.2023 | 11:00:00 PM WIB Last Updated 2023-01-02T22:12:35Z
iklan
Foto: Rayakan Ibadah Nataru, Umat Klasis GKIP Yatamo: "Bangkitlah Yang Tak Berdaya"/@tadah.EliasDouw

TaDahnews.com, Paniai --
Gereja Kemah Injil Papua (GKIP), Koordinator Paniai, Klasis Yatamo, Tage, merayakan acara Natal, penutupan tahun 2022, dan menyambut Tahun Baru 2023 (Nataru). Melalui temanya, Umat Klasis GKIP Yatamo saling memotivasi "Bangkitlah Yang Tak Berdaya".
 
Kegiatan tersebut berjalan aman dan terkendali, yang diselenggarakan di Gereja (Kingmi) Bethesda Wotai, Sabtu (31/12/2022), malam Waktu Papua (WP).

Ini rangkaian acara disusun berdasarkan panduan acara. Yaitu: Protokol dipimpin oleh, Gideon Mote, Mahasiswa Sekola Tinggi Teologi (STT) Walter Post. Acara dipimpin oleh, Bapak Opace Youw, S.Pd. Firman Tuhan dipimpin oleh, Pdt. Ben Tatogo, S.Th., selaku Ketua Klasis Yatamo Tage.

Tema Ibadah Nataru ini merupakan Tema Sentral dari Sinode, adalah; Terang Kelahiran Yesus Kristus Raja Damai Memberi Harapan bagi umat yang Tak berdaya. Dan, Sub Tema: Inilah ketetapan Waktu. Ini kutip dari alkitab (Yesaya 9:2, dan Kejadian 1:14).

Panitia Nataru GKIP, Koordinator Paniai, Klasis Yatamo, Tage, Yunus Tekege berharap agar bersama menyukseskan kegiatan perayaan ini, disampaikan kepada tadahnews.com melalui via-WhatsApp, Minggu (1/1/2023) siang Waktu Papua (WP).
 
"Tuhan beri kesempatan untuk kita boleh melakukan kegiatan natal selama bulan natal. Mari! Kita sukseskan kegiatan natal, yakni; Rayon I dan Rayon II," Jelas Yunus Tekege.
 
Tekege menambahkan, pihaknya juga tidak lupa berterimakasih, dengan semua pengorbanan oleh umat (Kingmi) Klasis Yatamo demi mengorbankan tenaga, bama, dana, dan sebagainya, yang memunyai pelayanan Natal ini.

Tekege sebut bahwa di dalam perayaan natal, saya mengapresiasi, sangat berterimakasih karena, di tengah-tengah kegiatan Nataru, seluruh umat ebamukai dan mengumpulkan uang hasil ebamukai. Dari hitungan langsung, hasil ebamukai tersebut sebesar Rp. 30.000.000, ini demi mengokohkan pelayanan pembangunan Gedung Gereja.
 
"Semua berkat yang kita terima dalam bulan natalan ini, tentunya kita menanamkan di kebun hati. Kebun yang berbentuk seperti kebun di tengah duri, di tengah batu, di samping jalan, dan di tanah yang baik. Namun, semua itu membuahkan dan tidak kembali ke di setiap kita," Pungkas Tekege.

Penasehat Klasis Yatamo, Tage, Pdt. Yulius Bunai mengatakan Yesus yang datang kedalam dunia punya jabatan. Tetapi, ditinggalkan menjadi anak manusia, dan lahir di Betlehem, semua itu demi untuk manusia-manusia berdosa yang ada di dunia. Namun, pernahkah dirinya mengorbankan tenaga, dana dan waktu untuk pelayan Tuhan.
   
"Yang sudah mengorbankan tenaga di perayaan Nataru, kami merasakan berkat yang besar diisisi rohani dan jasmani, Saya juga sangat terkesan dengan berjalannya kepanitian ini, dimana menjalankan dengan rasa percaya, akhirnya sudah kita realisasikan," tutup Bunai.

Kegiatan pun telah dihadiri, dan disaksikan dari berbagai komponen. Yakni: Ketua Doa dan PI Koordinator. Pdt. Nobet Mote S. Th.  Badan Pengurus Klasis, Biro Doa dan PI  klasis. Biro Pemberdayaan perempuan klasis. Biro Anak dan Remaja klasis. APG. AMJ/AMAS. Dan, seluruh warga Klasis Yatamo.
 

 
Calom Reporter: Elias Douw
Editor: Melky Dogopia
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rayakan Ibadah Nataru, Umat Klasis GKIP Yatamo: "Bangkitlah Yang Tak Berdaya"

P O P U L E R

Trending Now

Iklan

iklan