Iklan

iklan

Nabire: Inisiatif Dua Distrik Asal Puncak Papua Menggelar Ibadah Natal Bersama

Elias Douw
12.20.2022 | 4:00:00 PM WIB Last Updated 2022-12-26T22:05:00Z
iklan

Foto:  Inisiatif Dua Distrik Asal Puncak Papua IPMI Dan IPMG Rayakan Natal Bersama/@tadahEliasDouw

TaDahnews.com, Nabire -- Inisiatif dua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa asal Puncak Papua, yakni; Ikatan Pelajar Mahasiswa Ilaga (IPMI) dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Gome (IPMG) merayakan Ibadah Natal bersama, Senin (19/12/2022), bertempat di Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kalisusu, Karang Mulia, Nabire, Papua Tengah.

 

Dari pantauan awak media tadahnews.com, Tema Ibadah Natal: “Maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain, (Matius 2:12 b),” dan Sub Temanya: “Melalui kelahiran Yesus Kristus IPMI dan IPMG diajak untuk pintar menempatkan diri”. 

 

Dalam penyampaian firman Tuhan, dikutip tadahnews.com, Petrus Pigai mengatakan, Herodes tidak terima Yesus karena, dia mengaku raja di dunia maka ketika itu Yusuf dan Maria menyembunyikan Yesus di Betlehem, dan Yusuf membahwa Maria dan Yesus di Betlehem dan di sembunyikannya di sana. 

 

“Orang Majus, Yusuf, dan Maria menyembunyikan Yesus maka, mereka selamat, itu ialah; Tuhan datang ke dunia untuk menyelamatkan kita yang hilang dari dalam dosa untuk menyelamatkan hidup kita, hal terpenting dalam sub tema ini ialah bagaimana cara untuk mencari Yesus Kristus yang telah dilahirkan dari Betlehem, maka, kita di selamatkan,” Ujar Pigai.

 

Tambah Pigai, mahasiswa dan pelajar harus mengikuti dan mempersiapkan diri untuk mempersatukan dengan baik, dan mencari penasehat dengan baik. Bagaimana kita memilih penasehat yang baik, dan,bagaimana kita memilih orang fasik atau orang baik yang ada, untuk bagaimana kita menyelamatkan yang baik, kalau mau umur panjang harus mencari orang baik.

 

Lebih lanjut Pigai membuka isi dari Alkitab dan nasehat-nasehat nya.

 

“Bila kita salah mengikuti, salah memilih hidup yang baik, kita jangan ikut-ikut. Sebab, disitu banyak orang yang tidak sukses. Untuk itu, pelajar dan mahasiswa harus mencari jalan yang menuju kesuksesan,” pungkasnya.

 

Lanjut Pigai, anak-anak pelajar dan mahasiswa harus membaca buku karena, ilmu Tuhan tidak sama dengan ilmu-ilmu konsepsi oleh doktor-doktor yang ada di dunia. Karena, ilmuan-ilmuan yang ada di dunia ini banyak yang salah. Namun, yang benar adalah firman Tuhan, ilmu pengetahuan firman Tuhan ini anda harus menikmatinya. Karena, disitulah ada keselamatan selain dari pengetahuan, ilmu-ilmu yang konsep dari para doktor-doktor di dunia. Dan, hari ini pelajar dan mahasiswa kedua ikatan harus membaca buku. Yaitu: Kitab Suci Firman Tuhan.

 

Stevanus Murib, Panitia Ibadah Natal dalam penyampaianya, pihaknya bergabung di ikatan itu ialah sebagai tempat belajar menjadi pemimpin yang berkarakter dan bermental untuk masa depan.

 

“Tetap semangat untuk belajar karena, kami dikaderkan menjadi seorang pemimpin. Terimakasih atas memberikan dedikasi dan motivasi kepada kami dan itu menjadi contoh atau teladan bagi kami,” Dalam tulisannya via-WhatsApp (WA) diterima awak media ini, Senin (19/12/2022), malam waktu Papua (WP).

 

Oleh karena hal tersebut itu, pihaknya tetap akan eksis dalam organisasi lokal dan forum. Karena, bagi mereka bergabung dalam organisasi itu bukan jadi penonton. Namun, belajar menjadi seorang pemimpin untuk masa depan. 

 

Murib mengajak agar yang tidak pernah bergabung di organisasi, kita sama-sama belajar sehingga, diharapkan bergabung di organisasi. Sebab, organisasi adalah salah satu guru yang terbaik. Dan, membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Puncak sedang menunggu kita anak-anak mudah yang sedang ada di bangku pendidikan.

 

Di tempat yang sama Penasehat IPMI dan IPMG, Yeri Tabuni, S.H., mengatakan ikatan ini sudah bagus, kekompakan itu harus tingkatkan. Saya bangga, dan ini harus ditingkatkan seperti ini, untuk itu, harus belajar banyak selama pendidikan, 

 

“Gome dan Ilaga sudah bagus, sudah ada kekompakan dan kebersamaan, itu yang jaga baik-baik. Tuhan Yesus datang ke dunia ini bukan jalan cari apa, dan sebagainya tidak. Namun, itu adalah salah satu perubahan yang datang kepada kami manusia, maka itu harus cinta terhadap buku, membaca buku.

 

Lanjut Tabuni, IPMG dan IPMI harus bersatu dan mempertahankan organisasi, serta tingkatkan, jika selesai pendidikan harus melalui gereja karena dasar itu, yang kamu akan menjadi pemimpin yang baik.

 

Salah satu pengurus dari IPMG, Jerki Alom, bendahara badan pengurus komunitas pelajar dan mahasiswa puncak, mengatakan, Mahasiswa-mahasiswi harus tinggalkan isme, seperti; ko dari Distrik Ilaga dan ko dari Distrik Gome. Karena, nama ikatan itu bukan yang lain punya tapi itu nama ikatan, tapi ikatan ini ialah perkumpulan orang untuk mempersatukan.

 

Tutup Jerki Alom, Mari bergabung dan menjadi mahasiswa, pelajar karena, tidak ada orang yang mempertahankan kita punya organisasi, Orang-orang yang memberikan motivasi dan arahan adalah mereka memberikan motivasi untuk kedepannya yang lebih baik.

 

“Mari bergabung dan berkembang untuk mengembangkan ikatan, organisasi kita karena, masa depan ada di tangan kita, anak-anak mudah puncak yang kini sedang berada di tanah rantau," tutupnya.(*)

 

 

 

Calon Reporter: Elias Douw

Editor: Melky Dogopia

Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Nabire: Inisiatif Dua Distrik Asal Puncak Papua Menggelar Ibadah Natal Bersama

P O P U L E R

Trending Now

Iklan

iklan