Iklan

iklan

Dukcapil Deiyai: Mari Semua Pihak Kita Duduk dan Diskusi Bersama

Tabloid Daerah
8.05.2022 | 9:47:00 AM WIB Last Updated 2022-08-08T03:22:48Z
iklan
Foto: Sekertaris Dukcapil, Staf Dukcapil, Ketua DPRD, Anggota DPRD/dok. pilke

TaDahnews.com, Deiyai
 -- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Deiyai melalui Sekertaris Dukcapil, Johanis Dogopia mengajak semua pihak yang ada di Kabupaten Deiyai untuk duduk bersama dalam rangka bicarakan berbagai hal berkaitan dengan kependudukan dan catatan sipil.

 

Hal ini dikatakan Johanis Dogopia setelah melihat dan mendengar banyak keluhan dari masyarakat maupun pengguna data penduduk seperti komisi pemilihan umum (KPU) menjelang Pemilu 2024 mendatang.

 

“Kami mengajak, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, DPRD, KPU, dan semua pihak yang ada di Deiyai, mari kita duduk di satu meja dan bicarakan tentang kependudukan dan catatan sipil ini,” Ujar Johanis Dogopia di ruang kerjanya, Kantor Dukcapil, Deiyai, Kamis (4/8) siang.

 

Dogopia meminta kepada semua pihak untuk tidak saling menyalahkan tanpa mencari solusi bersama. 


“Akan ada solusi dan jalan keluar ketika semua duduk di satu meja dan diskusi,” tandasnya.

 

Di dalam kantor Dukcapil, jelas Dogopia, ada banyak masalah. Sehingga, pihaknya tidak bisa terima jika mereka terus disalahkan terkait urusan kependudukan dan catatan sipil di Deiyai.

 

“Setiap hari kerja, kami di sini sangat aktif. Dalam berbagai kekurangan yang ada, demi kepentingan masyarakat, kami selalu layani,” tegasnya.

 

Terkait kekurangan jumlah pemilih dalam Pemilu yang telah disampaikan oleh KPU Deiyai, Dogopia meminta untuk tidak salahkan Dukcapil. Jelas Dogopia, selama ini KPU Deiyai tidak pernah datang ke Dukcapil untuk diskusi.

 

“Kami selalu ada di sini (di kantor). Kita semua orang Deiyai. Mari datang ke kantor. Kita diskusi di sini,” katanya lagi.

 

Dogopia menolak Dukcapil Deiyai yang selalu disalahkan atas kurangnya jumlah pemilih di KPU.

 

“Saya bersama staf selalu siap di sini tapi, kami tidak bisa buat lebih karena, kami di sini sangat banyak kekurangan. Dan, jangan salahkan kami jika tidak ada pembaharuan data di KPU,” tegasnya lagi.

 

Terkait itu, Ketua DPRD Deiyai, Petrus Badokapa bersama anggota DPRD lain lakukan kunjungan ke Dinas Dukcapil Deiyai untuk melihat dari dekat berbagai masalah yang ada. Dan menampung aspirasi dari staf. Dari kunjungan tersebut DPRD melihat banyak masalah yang mesti ditangani secara cepat.

 

Petrus Badokapa meminta kepada pemerintah daerah untuk segera ambil langkah yang cepat untuk tangani masalah yang ada di Dukcapil.  Terutama terkait kurangnya jumlah daftar pemilih dalam Pemilu.

 

“Kami meminta, kita harus cari solusi bersama. Kita selamatkan data pemilih ini baik. Terutama, Pemda melalui Dukcapil harus ada langkah-langkah cepat dan tepat untuk dongkrak jumlah pemilih,” kata Badokapa.

 

Salah satu caranya, usul Badokapa, Dukcapil harus turun ke tiap distrik untuk lakukan perekaman e-KTP.

 

Sebelumnya Ketua KPU Kabupaten Deiyai Otis Takimai, mengaku animo masyarakat melakukan proses perekaman e-KTP di wilayah kabupaten itu sangat rendah.

 

“Hingga saat ini, data jumlah penduduk yang pernah melakukan perekaman e-KTP baru 9 ribu lebih. Itupun masih ada data anomali. Jika, kami teliti lagi, akan kurang hingga 5 ribuan,” ujar Otis Takimai saat berlangsung kegiatan sosialisasi yang dihadiri utusan Partai Politik di Aula Kantor KPU Deiyai, Waghete, Senin (1/8).

 

Pihaknya meminta pimpinan dan anggota Partai Politik (Parpol) di Deiyai ikut terlibat mengajak masyarakat melakukan perekaman e-KTP. Hal ini penting mengingat animo masyarakat melakukan perekaman e-KTP masih rendah. (*)

 


Reporter: Philemon Keiya

Editor : Admin

Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dukcapil Deiyai: Mari Semua Pihak Kita Duduk dan Diskusi Bersama

P O P U L E R

Trending Now

Iklan

iklan