Iklan

iklan

Festival Kopi Papua Tengah Siap Digelar 29–30 Oktober 2026, Petani Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi

Tabloid Daerah
10.19.2026 | 6:29:00 PM WIB Last Updated 2026-10-24T04:29:57Z
iklan
Festival Kopi Papua Tengah akan digelar pada 29–30 Oktober 2026 di Area Gereja katolik Kristus Sahabat Kita (KSK), yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Karang Mulia, Nabire. /Ist.

[Tabloid Daerah], Nabire -- Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan Oktober sebagai Bulan Kopi Papua Tengah 2026.

Puncaknya, Festival Kopi Papua Tengah akan digelar pada 29–30 Oktober 2026 di Area Gereja katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Karang Mulia, dengan fokus memperluas pasar kopi lokal dan memperkuat ekonomi petani.

Kegiatan yang digagas Dinas Perkebunan dan Peternakan Papua Tengah ini mengusung tema, “Dari Kebun Kopi ke Cangkir, dari Petani Kopi untuk Papua Tengah.”

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Papua Tengah, Drh. Rafael Heri Nugroho, mengatakan festival ini menjadi momentum untuk meningkatkan kebanggaan terhadap produk daerah sekaligus memperluas peluang usaha bagi petani.

“Oktober kita jadikan momentum untuk membumikan kopi Papua Tengah, meningkatkan kebanggaan terhadap produk daerah, dan memperluas pasar. Yang paling penting, memperkuat peran petani sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi masyarakat,” ujar Rafael melalui keterangannya, Senin (19/10/2026).

Fokus dari Kebun hingga Pasar

Festival ini tidak sekadar mempromosikan kopi, tetapi juga mendorong pengembangan usaha dari budi daya, pengolahan pascapanen, peningkatan mutu, hingga pemasaran dan penyajian.

Pemprov Papua Tengah juga membuka peluang investasi, kemitraan usaha, serta pengembangan UMKM berbasis kopi lokal.

Harapannya, petani tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi turut menikmati nilai tambah dari pertumbuhan industri kopi.

Petani, kelompok tani, koperasi, pelaku UMKM, pengusaha, perbankan, investor, barista, komunitas kopi, generasi muda, pemerintah kabupaten, serta masyarakat luas diajak berpartisipasi dalam festival tersebut.

Rafael mengajak masyarakat mempromosikan produk kopi lokal, mengikuti edukasi dan pelatihan, serta memperluas jejaring usaha yang manfaatnya kembali kepada petani.

Digelar 29–30 Oktober di Nabire

Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Perkebunan Papua Tengah, Andrias Gobai, memastikan festival berlangsung selama dua hari di kawasan KSK Nabire.

“Pelaksanaannya dua hari, yaitu tanggal 29 sampai 30 Oktober 2026 di KSK Nabire, Provinsi Papua Tengah,” ujar Gobai.

Melalui festival ini, pemerintah berharap kopi Papua Tengah semakin dikenal di pasar nasional maupun internasional, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi petani dan pelaku usaha lokal.(*)



Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Festival Kopi Papua Tengah Siap Digelar 29–30 Oktober 2026, Petani Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan