![]() |
| Bupati Paniai, Yampit Nawipa, saat memberikan sambutan dalam acara pengukuhan Bunda PAUD tingkat distrik dan desa atau kampung se-Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (19/10/2026). /Ist. |
[Tabloid Daerah], Paniai -- Pemerintah Kabupaten Paniai menegaskan komitmennya memperkuat kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Paniai, Yampit Nawipa, saat memberikan sambutan dalam acara pengukuhan Bunda PAUD tingkat distrik dan desa atau kampung se-Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (19/10/2026).
Pengukuhan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan anak usia dini, sekaligus mendorong gerakan literasi dasar agar menjangkau anak-anak hingga ke wilayah pedalaman.
Menurut Yampit, masa usia dini merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, penguatan pendidikan pada jenjang PAUD dan TK harus menjadi perhatian serius, bukan sekadar pelengkap dalam sistem pendidikan.
“Kita harus meletakkan fondasi pendidikan Paniai mulai dari tingkatan yang paling dasar, yaitu TK dan PAUD. Ini adalah investasi jangka panjang. Jika fondasi membaca, menulis, dan pembentukan karakter anak di tingkat dasar ini kuat, maka mereka akan lebih siap untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya tanpa hambatan,” ujar Yampit.
Pemkab Paniai Siapkan Dukungan Pendidikan Dasar
Bupati menegaskan, peningkatan mutu PAUD dan TK membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, baik melalui kebijakan pemerintah, ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, maupun peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Pemerintah Kabupaten Paniai, kata dia, akan terus mendorong berbagai upaya untuk memperkuat layanan pendidikan anak usia dini agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih baik dan menjangkau lebih banyak anak.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kesiapan anak sebelum memasuki pendidikan dasar, termasuk dalam pengembangan kemampuan literasi, pembentukan karakter, serta keterampilan sosial sejak dini.
Bunda PAUD Diminta Bekerja Nyata hingga Kampung
Kepada para Bunda PAUD tingkat distrik dan kampung yang baru dikukuhkan, Yampit mengingatkan bahwa tugas tersebut bukan sekadar jabatan seremonial.
Peran Bunda PAUD merupakan amanah untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam memastikan anak-anak memperoleh layanan pendidikan sejak usia dini.
Ia berharap para Bunda PAUD dapat menjadi penggerak, inovator, sekaligus motivator bagi orang tua agar semakin menyadari pentingnya pendidikan pada masa awal kehidupan anak.
“Bunda PAUD adalah garda terdepan di wilayah masing-masing. Segera lakukan pemetaan, rangkul masyarakat, dan pastikan tidak ada anak-anak usia emas di kampung-kampung kita yang melewatkan masa TK dan PAUD. Bersinergilah secara aktif dengan Dinas Pendidikan,” tegasnya.
Melalui peran tersebut, para Bunda PAUD diharapkan dapat membantu mengidentifikasi anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan, membangun komunikasi dengan orang tua, serta mendorong kerja sama dengan sekolah dan instansi terkait.
Upaya ini menjadi semakin penting bagi wilayah yang menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses layanan pendidikan, termasuk kampung-kampung yang berada jauh dari pusat distrik.
Pendidikan Berbasis Budaya Lokal Diperkuat
Komitmen peningkatan mutu PAUD di Paniai juga didukung oleh langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai melalui berbagai inovasi, termasuk penerapan modul pembelajaran satuan PAUD yang menggunakan konteks budaya Paniai.
Pendekatan tersebut membuka ruang bagi pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan anak, lingkungan sosial, bahasa, serta nilai-nilai budaya lokal.
Selain itu, penguatan tata kelola kelembagaan melalui pembentukan gugus-gugus PAUD terpadu menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Dengan menggabungkan penguatan literasi dasar, pembentukan karakter, dan pengenalan budaya lokal, pendidikan diharapkan tidak hanya mempersiapkan anak untuk melanjutkan sekolah, tetapi juga membantu mereka tumbuh dengan identitas dan nilai-nilai yang kuat.
Sinergi untuk Menyiapkan Generasi Emas Paniai
Pemerintah Kabupaten Paniai berharap sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, tenaga pendidik, Bunda PAUD, dan orang tua dapat mempercepat pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh wilayah kabupaten.
Pengukuhan Bunda PAUD tingkat distrik dan kampung diharapkan menjadi titik awal bagi gerakan bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar sejak usia dini.
Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan komitmen tersebut ke dalam kerja nyata, mulai dari pendataan anak usia PAUD, pemerataan layanan, penguatan kompetensi guru, hingga ketersediaan sarana belajar yang memadai.
Sebab, fondasi pendidikan yang kuat tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaan dan keterlibatan masyarakat dalam mendampingi tumbuh kembang anak.(#DB)
Editor: Kebagibui Deto

