Iklan

iklan

PSSI Papua Tengah Gelar Kongres Biasa, Siapkan Kepengurusan Definitif

Tabloid Daerah
9.11.2026 | 12:39:00 PM WIB Last Updated 2026-09-11T07:31:04Z
iklan
PSSI Provinsi Papua Tengah menggelar Kongres Biasa di Nabire, Papua Tengah, Jumat (11/9/2026), pagi pukul 09.00 waktu Papua, di Aula Hotel Yahor Inn yang berlokasi di Kalibobo Nabire, Papua Tengah. /PapuansPhoto-Jefry Tagi

[Tabloid Daerah], Nabire --
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Papua Tengah menggelar Kongres Biasa di Nabire, Papua Tengah, Jumat (11/9/2026), guna mematangkan struktur organisasi dan mempersiapkan Kongres Luar Biasa untuk menetapkan kepengurusan definitif yang sah secara hukum.

Pantauan TaDahnews.com, Aula Hotel Yahor Inn di Kelurahan Kalibobo, Nabire, menjadi saksi bisu langkah krusial masa depan sepak bola di provinsi yang baru dimekarkan itu, antusiasme puluhan peserta sejak pagi pukul 09.00 waktu Papua.

Para penggerak lapangan hijau berkumpul dalam Kongres Biasa PSSI Papua Tengah.

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, ini adalah upaya 'cuci rumah' sekaligus penguatan struktur sebelum melangkah ke Kongres Luar Biasa (KLB).

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris PSSI Papua Tengah, Muhammad Haikal Mikhail, menyebut forum ini sebagai kompas untuk menentukan arah pembangunan sepak bola daerah.

"Selama dua tahun terakhir, denyut nadi sepak bola di Papua Tengah ini mulai terasa kencang. Penyelenggaraan Piala Soeratin hingga bergulirnya Liga 4 menjadi bukti bahwa mesin organisasi mulai panas. Bahkan, klub-klub lokal mulai berani unjuk gigi di pentas nasional," ujar Haikal sembari mengakui para penggerak Sepak Bola Papua Tengah.

"Namun, semangat saja tidak cukup. Legalitas menjadi harga mati," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Sekretaris KONI Papua Tengah, Yeki Tobay, menekankan bahwa tanpa kepengurusan definitif, langkah organisasi akan terus dibayangi keraguan administratif.

“Kami ingin setiap kegiatan dijalankan oleh PSSI Papua Tengah yang definitif,” tegas Yeki Tobay.

Pada momen itupula, Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, yang hadir mewakili Gubernur Meki Nawipa, membuka secara resmi Kongres Biasa PSSI Papua Tengah sembari menitipkan pesan mendalam.

Meski mengaku bukan berasal dari jagat sepak bola, Deinas merasa memikul beban moral sebagai pemimpin daerah.

Ia tidak ingin bakat-bakat emas Papua Tengah layu sebelum berkembang hanya karena, manajemen yang berantakan.

Deinas mengingatkan agar pembinaan talenta muda tidak hanya 'bermain' di satu titik.

Delapan kabupaten di Papua Tengah harus mendapat porsi perhatian yang setara.

Ia ingin melihat anak-anak dari pelosok terjauh memiliki kesempatan yang sama untuk mengenakan seragam tim nasional suatu saat nanti.

“Jangan menilai dari sisi yang lain, tetapi mari kita menjadi satu untuk memperhatikan perjalanan sepak bola,” jelas Deinas Geley.

Ia pun berharap kongres ini melahirkan organisasi yang bersih, transparan, dan jauh dari tarikan kepentingan politik praktis.

Baginya, satu gol untuk kemajuan sepak bola jauh lebih berharga daripada seribu janji politik di atas lapangan hijau.(#FOM)



Penulis: Frans Oskar Mote
Editor: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PSSI Papua Tengah Gelar Kongres Biasa, Siapkan Kepengurusan Definitif
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan