![]() |
| Ketua Umum (Ketum) BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, Jumat (15/5/2026), Brosur ber-CFD bersama.(Ist.) |
[Tabloid Daerah], Nabire -- Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah Yoti Gire mengajak seluruh lapisan masyarakat mengikuti Car Free Day (CFD) di Sepanjang Jalan Pepera Nabire, pada Sabtu (15/5/2026), pagi pukul 06.00 - 09.00 waktu Papua, guna memperkuat pelaku UMKM menjelang pelaksanaan Diklatda dan Forbisda mendatang.
Napas segar berhembus dari jantung Kabupaten Nabire. Menjelang perhelatan besar Pendidikan Pelatihan Daerah (Diklatda) dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang dijadwalkan pada 18 Mei 2026, BPD HIPMI Papua Tengah memilih cara yang membumi untuk bersiap: turun ke jalan bersama masyarakat.
Langkah ini bukan sekadar soal keringat dan kebugaran. Ada misi ekonomi yang lebih besar di baliknya.
Yoti Gire, nakhoda BPD HIPMI Papua Tengah, menegaskan bahwa momentum Car Free Day (CFD) telah dirancang oleh Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah sebagai panggung bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk unjuk gigi sekaligus menggerakkan roda ekonomi akar rumput.
"BPD HIPMI Papua Tengah mengapresiasi Gubernur Meki Nawipa dan Wagub Deinas Geley atas komitmen mengembangkan dan meningkatkan roda ekonomi di Papua Tengah melalui kebijakan CFD ini," ujar Yoti Gire.
"BPD HIPMI Papua Tengah mengajak semua pihak ber Car Free Day bersama menjelang kegiatan Diklatda - Forbisda pada Hari Senin, 18 Mei 2026, yang dipusatkan di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, tepatnya di Gedung Aula Guest House, Jalan Merdeka," ungkap Yoti melalui keterangan resminya, Jumat (15/5/2026).
Yoti menekankan bahwa HIPMI ingin inklusif. Ia membuka pintu lebar-lebar bagi mereka yang baru memiliki niat untuk merintis usaha agar tidak ragu memanfaatkan ruang publik yang tersedia di area CFD.
"Car Free Day bersama BPD HIPMI Papua Tengah adalah sekaligus mendukung para pelaku UMKM tapi juga, bagi siapa pun berniat untuk memulai ber-usaha, agar bisa melibatkan diri di CFD mengambil tempat karena, masih ada tempat yang kosong," tambahnya lagi.
Visi ini sederhana namun mendalam, kemandirian ekonomi daerah.
Dengan mengawinkan gaya hidup sehat dan dukungan konkret terhadap lapak-lapak lokal, HIPMI Papua Tengah sedang menanam benih optimisme di provinsi yang baru mekar ini.
Harapannya, semangat di Jalan Merdeka akan berlanjut pada diskusi strategis di meja Diklatda-Forbisda pekan depan.(*)
Penulis: Kebagibui Deto

