[Tabloid Daerah], Nabire -- Empat kandidat calon Ketua Umum BPP HIPMI periode mendatang akan menghadiri kegiatan Diklatda dan Forbisda yang digelar oleh BPD HIPMI Papua Tengah, di Nabire, pada 18 Mei 2026, pekan depan.
Hal ini disampaikan Ketua Umum (Ketum) BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire usai rapat persiapan, pada Jumat (14/5/2026), malam pukul 22.00 WIT, di Ruang Pertemuan Hotel Rio yang berlokasi di Jalan Frans Kaisepo, Kelurahan Siriwini, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) akan digelar di Aula Guest House yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Yoti Gire menjelaskan kegiatan Diklatda serta Forbisda merupakan agenda wajib organisasi yang dilakukan di HIPMI.
"Kami setelah dilantik, sudah laksanakan Rakerda, sehingga sebelum Munas, kami harus laksanakan dua agenda besar, yaitu Diklatda dan Forbisda," jelas Yoti.
Yoti menjelaskan bahwa Diklatda sendiri adalah sesi dimana diperuntukkan bagi pengurus BPD HIPMI dan BPC HIPMI yang punya KTA HIPMI.
Kemudian, Forbisda akan secara bersama dilakukan forum diskusi ekonomi dan bisnis di Papua Tengah.
"Oleh karena itu dua kegiatan ini di dalamnya masing-masing dengan keunikan tersendiri. Pertama, Dilatda itu soal bagaimana memperlengkapi, menyiapkan pengusaha muda untuk berHIPMI sekaligus dibekali untuk berbisnis. Sementara itu, yang kedua, Forbisda adalah forum diskusi seputar ekonomi-bisnis," jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut nanti, tambah Ketum BPD HIPMI Papua Tengah bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi kehadiran ke empat kandidat Calon Ketua Umum HIPMI Pusat untuk periode mendatang.
Keempat kandidat tersebut adalah Ade Jona Prasetyo, Anthony Leong, Reynaldo Bryan, dan Afifuddin Kalla akan mengikuti kegiatan dimaksud.
BPD HIPMI Papua Tengah juga mengundang Unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Papua Tengah, pimpinan bank swasta, bank daerah, akademisi, dan tamu undangan sebagai pembicara.
BPD HIPMI Papua Tengtah pun mengundang siapapun pelaku Usah Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdaftar maupun yang belum terdaftar, serta elemen masyarakat di Provinsi Papua Tengah.
"Peserta Diklatda sendiri adalah diperuntukan untuk pengurus BPD dan BPC yang sudah punya KTA. Teman-teman yang kemarin urus-urus KTA itu bisa gabung. Nah, kalau Forbisda itu baru forum untuk umum, terbuka untuk umum. Jadi, kami mengundang seluruh lapisan masyarakat yang ada di Nabire boleh ikut Forum Bisnis Daerah," pintanya.
Yoti Gire mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah atas dukungan penuh, sebagai bentuk komitmen mendorong pembangunan ekonomi lebih maju di daerah tersebut.
Yoti menegaskan, ini akan menjadi program prioritas BPD HIPMI Papua Tengah untuk mendukung visi-misi Gubernur dan Wagub.
"Terimaksih atas dukungannya, Kami di BPD HIPMI Papua Tengah, fokus visi-misi Gubernur Meki Nawipa dan Wagub Deinas Geley dalam kegiatan Diklatda - Forbisda, adalah bagaimana kita mencetak 500 pengusaha OAP," ujar Yoti.
"Oleh karena itu, gerakan mencetak 500 pengusaha OAP itu akan dimulai dari kegiatan Diklatda dan Forbisda," tandasnya.
BPD HIPMI Papua Tengah juga mengimbau kepada semua pihak untuk memberikan dukungan penuh dalam hal ini.(*)
Penulis: Kebagibui Deto

