![]() |
| Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, di Ruang Kafe Hotel Carmel yang berlokasi di Jalan Trikora, Kalibobo, Nabire, Papua Tengah, Sabtu (14/2/2026), siang pukul 12.00 waktu Papua. (#Istimewa) |
[Tabloid Daerah], Nabire -- BPD HIPMI Papua Tengah memastikan kehadiran mereka di Sidang Dewan Pleno (SDP) HIPMI di Makassar pada tanggal, 14-16 Februari 2026 dengan membawa misi Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, memperkenalkan Kopi Papua Tengah, produk unggulan yang didorong sebagai lokomotif ekonomi kerakyatan.
Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, saat mematangkan komposisi tim di dalamnya 50 orang, tediri dari peserta penuh dan peninjau, di Ruang Kafe Hotel Carmel yang berlokasi di Jalan Trikora, Kalibobo, Nabire, Papua Tengah, Sabtu (14/2/2026), siang pukul 12.00 waktu Papua.
Kehadiran delegasi ini bukan sekadar formalitas. Mereka datang membawa misi Gubernur Provinsi Papua Tengah, yakni, ekonomi yang konkret: memamerkan Kopi Papua Tengah, komoditas yang dinilai mampu memperkokoh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Memilih kopi bukanlah tanpa alasan. Selain tengah menjadi primadona, komoditas ini dianggap sebagai simbol potensi yang selama ini mungkin tersembunyi dari Papua Tengah.
Bagi para pengusaha muda yang baru dilantik, SDP di Makassar adalah panggung pembuktian komitmen untuk memajukan daerah di kancah nasional tapi juga, internasional.
Keikutsertaan selama tiga hari penuh, 14 - 16 Februari 2026 ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi regional.
Ini adalah wujud nyata dukungan penuh terhadap inisiatif Gubernur dalam pengembangan kopi dari hulu ke hilir serta kesejahteraan para petani. Langkah ini, tegas Yoti, merupakan sejarah baru bagi anak muda Papua Tengah.
"Kami siap mendukung visi dan misi Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Dalam hal ini, mendorong ekonomi kerakyatan, salah satu cara adalah menghadirkan produk unggulan Papua Tengah di pameran UMKM, seperti Kopi, pada momen SDP HIPMI," pungkas Yoti Gire.
Mereka datang untuk unjuk gigi. Menghadirkan cita rasa unik Kopi Papua Tengah ke mata publik yang lebih luas.
"Kita ada pameran UMKM saat SDP di Makassar. Jadi, dari Papua Tengah, kita akan bawa sesuai dengan potensi ekonomi lokal yang ada di Provinsi Papua Tengah terutama, kita fokus untuk bawa Produk Kopi," ujar Yoti Gire.(*)
Penulis: Kebagibui Deto

