Iklan

iklan

Bongkar Total Skuad dan Datangkan Eks Bintang Persipura, Persipani Paniai Bidik Tiket Promosi Liga 2

Tabloid Daerah
11.07.2026 | 12:15:00 PM WIB Last Updated 2026-11-07T07:16:34Z
iklan
Manajer Persipani Paniai, Thimo Eliaser Geiwoya Gobai, Sabtu (6/11/2026). /Ist.

[Tabloid Daerah], Paniai -- Persipani Paniai tidak ingin sekadar menjadi pelengkap kompetisi Liga 3 Nusantara musim 2026/2027.

Klub kebanggaan masyarakat Provinsi Papua Tengah dari Kabupaten Paniai ini memasang target besar untuk menembus Liga 2 dengan melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari struktur manajemen hingga komposisi pemain.

Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui perekrutan sejumlah pemain berpengalaman yang pernah memperkuat klub-klub besar di kompetisi sepak bola nasional, termasuk mantan pemain Persipura Jayapura dan Persewar Waropen.

Manajer Persipani Paniai, Thimo Eliaser Geiwoya Gobai, mengatakan, perombakan menyeluruh ini dilakukan setelah tim memastikan tiket promosi ke Liga 3.

Menurutnya, menghadapi kompetisi yang lebih kompetitif membutuhkan kesiapan organisasi dan kekuatan tim yang jauh lebih matang.

"Setelah persiapan lolos promosi ke Liga 3, kami Persipani merombak tim; bukan hanya pemain saja, tetapi manajemen juga," ujar Timo melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (6/11/2026).

Sebagai bagian dari strategi memperkuat skuad, manajemen mendatangkan sejumlah pemain yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi kasta tertinggi dan kedua sepak bola Indonesia.

Skuad berjuluk, "Laskar Koteka dari Wissel Meren", itu kini diperkuat dua mantan pemain Persipura Jayapura, yakni; Joshua Isir dan Sewori Aisoki.

Tidak hanya itu, Persipani juga mendatangkan dua eks pemain Persewar Waropen, Alberto Yumame dan Ricardo Kaka Youwe.

Kehadiran keempat pemain tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus memberikan pengalaman bagi pemain lainnya.

Langkah berani manajemen dalam menggelontorkan anggaran besar untuk memperkuat tim bukan tanpa tujuan.

Persipani secara terbuka memasang target promosi ke Liga 2, bukan sekadar bertahan di Liga 3.

"Kita kasih keluar besar-besar, kita tra mungkin mau main-main," tegas Timo.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa investasi yang dilakukan manajemen harus berbanding lurus dengan ambisi dan perjuangan tim di lapangan.

Selain pembenahan manajemen dan perekrutan pemain, Persipani mengklaim persiapan teknis maupun nonteknis telah rampung.

Timo mengungkapkan tim telah melewati rangkaian persiapan panjang, termasuk pemusatan latihan dan pertandingan pemanasan di sejumlah wilayah Pulau Jawa sebelum akhirnya menetapkan Stadion Gelora Bangkalan, Madura, sebagai markas atau "home base" untuk mengarungi Liga Nusantara musim ini.

"Puji Tuhan, setelah berputar keliling Pulau Jawa, akhirnya kami harus bersandar di Madura (Stadion Gelora Bangkalan)," ungkapnya.

Dengan jadwal "kick-off" kompetisi yang direncanakan berlangsung pada 14 November 2026, manajemen menyatakan seluruh persiapan tim telah berada pada jalur yang diharapkan.

Kini, tantangan sesungguhnya berada di lapangan.

Persipani harus membuktikan bahwa perombakan manajemen, perekrutan pemain berpengalaman, serta investasi besar yang telah dilakukan mampu menjawab target promosi ke Liga 2.

Bagi masyarakat Paniai, Persipani bukan sekadar klub sepak bola.

Tim ini membawa harapan dan kebanggaan daerah.

Karena itu, perjuangan Laskar Koteka dari Wissel Meren di kompetisi nasional musim ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola Paniai sekaligus mengangkat nama Papua Tengah di kancah nasional.(*)




Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bongkar Total Skuad dan Datangkan Eks Bintang Persipura, Persipani Paniai Bidik Tiket Promosi Liga 2
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan