Iklan

iklan

Gubernur Meki Nawipa Ajak Warga Papua Tengah — Lintas Agama Berdoa Hadapi Dampak El Nino

Tabloid Daerah
9.02.2026 | 6:35:00 PM WIB Last Updated 2026-09-03T21:35:53Z
iklan
Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, SH. /ScreenshotVideo


[Tabloid Daerah], NabireGubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa mengajak seluruh masyarakat di Papua Tengah untuk bersama-sama berdoa menghadapi kondisi cuaca ekstrem El Nino yang berdampak pada kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta embun beku di sejumlah wilayah.

Ajakan tersebut disampaikan Meki Nawipa melalui sebuah video singkat dari ruang kerjanya, Rabu (2/9/2026).

Pesan itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang terdampak cuaca ekstrem.

“Saat ini kita menghadapi kondisi cuaca ekstrem El Nino yang berdampak pada kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta embun beku yang terjadi di sejumlah wilayah Papua Tengah,” ujar Meki Nawipa.

Menurutnya, kondisi tersebut telah memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan mengambil bagian dalam menghadapi tantangan tersebut.

Sebagai bentuk ikhtiar bersama, Gubernur mengajak masyarakat Papua Tengah mengikuti gerakan doa bersama secara massal pada Kamis (3/9/2026), mulai pukul 05.00 hingga 18.00 waktu Papua.

Pelaksanaan doa disesuaikan dengan keyakinan dan tata cara peribadatan masing-masing umat beragama.

Bagi umat Kristen dan Katolik, doa dilaksanakan sesuai tata cara ibadah masing-masing. Umat Islam dapat melaksanakan doa, salat Istisqa, maupun puasa sunnah. Sementara umat Hindu dapat melaksanakan persembahyangan dan doa sesuai keyakinannya.

Adapun umat Buddha diharapkan dapat mengikuti kegiatan melalui puja bakti, meditasi, pembacaan paritta maupun sutra.

Minta Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Meki Nawipa juga meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah memberikan kesempatan kepada aparatur yang mengikuti kegiatan doa bersama tersebut.

Namun, ia menegaskan pelaksanaan kegiatan tidak boleh mengganggu disiplin kerja maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Yang mengikuti kegiatan ini tidak mengganggu disiplin kerja serta pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan secara optimal,” tegasnya.

Gubernur berharap gerakan doa bersama tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Papua Tengah dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendukung serta memohon keselamatan dan pemulihan bagi wilayah Papua Tengah.

“Mari kita bergandeng tangan, berdoa bersama demi keselamatan serta pemulihan Tanah Papua Tengah yang kita cintai ini. Terima kasih banyak. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya.

Ajakan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi dampak El Nino, kekeringan, karhutla, dan embun beku di sejumlah wilayah Papua Tengah.(*)




Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gubernur Meki Nawipa Ajak Warga Papua Tengah — Lintas Agama Berdoa Hadapi Dampak El Nino
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan