Iklan

iklan

Satu Komando Fans Belanda Nabire: Antara Obsesi Juara dan Menjaga Ketertiban Kota

Tabloid Daerah
5.31.2026 | 11:51:00 AM WIB Last Updated 2026-06-02T02:59:26Z
iklan
Fans Belanda, Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (30/5/2026), sore pukul 16.00 waktu Papua, di Pantai Nabire, tepatnya di Bekas Taman Wokimanor, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. (TaDah-Deto)


[Tabloid Daerah], Nabire -- Fans tim nasional Belanda di Nabire menyatakan kesiapan mendukung penuh tim kesayangan mereka pada Piala Dunia 2026 sembari mendesak pembentukan koordinator resmi tiap negara demi menjaga ketertiban umum saat konvoi berlangsung.

Angin sore di Pantai Nabire menjadi saksi berkumpulnya para pendukung fanatik tim nasional Belanda, pada Sabtu (30/5/2026), pukul 16.00 waktu Papua, tepatnya di eks Taman Wokimanor, berubah menjadi titik temu-berkumpul.

Bukan sekadar bicara seputar negara favoritnya saja, mereka fokus pada strategi keamanan di jalanan Nabire saat rencana konvoi.

Esebesius Yoweni, yang saat ini menjabat sebagai penanggung jawab sementara Fans Belanda di Nabire, menegaskan pentingnya struktur kepemimpinan yang jelas pada setiap fans negara.

Ia tak ingin euforia bola berubah menjadi petaka di jalanan.

"Kami yakin 100 persen bahwa tahun ini, Piala Dunia 2026 tetap Belanda akan menjuarainya. Untuk itu, saya sebagai penanggungjawab Fans Belanda di Nabire meminta kepada sesama Fans Belanda agar terkoordinasi dan jaga ketertiban," ujar Yoweni kepada TaDahnews.com.

Yoweni meminta agar setiap kelompok pendukung negara peserta Piala Dunia 2026 memiliki penanggung jawab masing-masing.

Langkah ini diambil agar koordinasi dengan aparat keamanan menjadi satu teratur.

Yoweni ingin memastikan bahwa setiap aksi pawai, terutama konvoi kemenangan, tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain.

"Yang jelas kami Belanda akan memastikan dari pihak kepolisian bahwa bentuk kepastian konvoi Bersama di Kabupaten Nabire seperta apa, dan pada prinsipnya kami mengikuti aturan dari aparat kemanan," pintanya.

"Untuk itu, kami juga mau agar fans negara lainnya juga harus punya penanggungjawab agar tidak menghambat kami yang lainnya untuk melakukan konvoi nantinya," tandasnya.

Ia mengajak seluruh pendukung di setiap kelurahan dan distrik untuk merapatkan barisan di satu titik komando tersebut.

"Kami fans belanda memakai tempat kumpulnya kami di Pantai Nabire, lebih tepatnya di bekas taman wokimanor. Jadi, kepada para fans belanda agar dapat menjadi ini sebagai titik temu," pungkasnya.

Harapan besar juga ditujukan kepada Pemerintah Daerah bahwa para fans meminta agar fasilitas videotron kota dimanfaatkan sebagai media nonton bareng (nobar) secara langsung.

Hal ini, dinilai mampu memecah kerumunan liar dan menyatukan energi suporter dalam satu wadah yang lebih terorganisir.

"Kami dari fans belanda berharap agar, pemda dapat menjadikan videotron di kabupaten nabire sebagai tempat nobar piala dunia 2026," harapnya.

Pada kesempatan itu, Heru, salah satu pengurus fans Belanda, memastikan bahwa gerakan ini murni bentuk dukungan emosional tanpa embel-embel lainnya atau niat mengacau.

Baginya, Piala Dunia adalah pesta rakyat yang harus dirayakan dengan kegembiraan, bukan ketakutan.

"Apa yang kami lakukan ini sebagai bentuk euforia kami dan tidak lebih dari pada itu. Karena, kami sebagai fans belanda di momen piala dunia 2026 yakin pasti juara. Untuk itu, mari kita semua jaga Kamtibmas," tutup Heru.

Fokus utama mereka adalah mengawal perjalanan 'De Oranje' hingga mengangkat trofi juara tanpa mencederai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Nabire, Papua Tengah.

Kick-off Piala Dunia akan dimulai pada tanggal, 11 Juni - 19 Juli 2026, atau sebulan lebih.(*)



Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Satu Komando Fans Belanda Nabire: Antara Obsesi Juara dan Menjaga Ketertiban Kota
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan