Iklan

iklan

Dua Gereja Terima Bantuan Dana Rp833 Juta, Bupati Yudas Tebai: Mungkin Tuhan Mau Harus Bangun yang Baru

Tabloid Daerah
10.09.2026 | 7:22:00 PM WIB Last Updated 2026-10-10T00:22:57Z
iklan
Bupati Yudas Tebai menyalurkan bantuan dana kepada dua gereja total Rp833 juta terdampak kebakaran, yaitu masing-masing, Gereja Katolik Santa Magdalena di Putaapa, sebesar Rp706,5 juta, dan Gereja Kemah Injil (KINGMI) Jemaat Kalfari di Kampung Megaikebo sebesar Rp126,5 juta untuk pembangunan kembali, Jumat (9/10/26). /TaDahnews-Mika


[Tabloid Daerah], Dogiyai — Pemerintah Kabupaten Dogiyai menyalurkan bantuan Dana Tak Terduga (DTT) kepada korban kebakaran di sejumlah wilayah, termasuk untuk pembangunan kembali Gereja Katolik Santa Magdalena di Kampung Putaapa, Distrik Mapia Tengah.

Total bantuan yang dialokasikan untuk dua rumah ibadah Rp833 juta, dan belum termasuk 11 kepala keluarga (KK) terdampak.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, saat mengunjungi Kampung Putaapa, Jumat (9/10/2026), pukul 10.00 waktu Papua.

Ia didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dogiyai, Mathias Goo, bersama jajaran dinasnya yang menjadi tim asesmen faktual.

Kunjungan itu turut dihadiri anggota DPR Papua Tengah dari daerah pemilihan Dogiyai, anggota DPR Kabupaten Dogiyai, Kepala Distrik Mapia Tengah, Kepala Kampung Putaapa, Ketua Panitia Pembangunan Gereja, masyarakat setempat, serta anak-anak SD YPPK Putaapa.

Bupati Yudas mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah pemerintah daerah menerima laporan mengenai kebakaran yang menimpa rumah ibadah dan rumah warga.

Melalui BPBD, pemerintah kemudian melakukan peninjauan dan asesmen untuk memastikan kondisi serta kebutuhan para korban.

“Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa rumah Tuhan di Kampung Putaapa mengalami kebakaran. Melalui BPBD, kami melakukan survei di lokasi untuk melihat langsung dampak yang dialami warga dan menentukan langkah yang harus dilakukan,” ujar Yudas.

Dalam penjelasannya, Yudas merinci bahwa bantuan pembangunan Gereja Katolik Santa Magdalena di Kampung Putaapa disalurkan dalam dua tahap.

Tahap pertama sebesar Rp400 juta telah disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Dogiyai pada pekan sebelumnya. Sementara tahap kedua sebesar Rp306,5 juta diserahkan melalui BPBD Kabupaten Dogiyai pada Jumat (9/10/2026).

“Jadi, untuk pembangunan Gereja Katolik Santa Magdalena Putaapa, jumlah bantuan sebesar Rp706.500.000. Diberikan dua tahap karena, memang situasi kami sedang begitu, dan pasti sebagai ASN tahu kondisi kami saat ini,” jelasnya.

Selain Gereja Katolik Santa Magdalena, Pemerintah Kabupaten Dogiyai juga mengalokasikan bantuan sebesar Rp126,5 juta untuk pembangunan kembali Gereja Kemah Injil (KINGMI) Jemaat Kalfari di Kampung Megaikebo.

Menurut Yudas, bantuan tersebut diberikan berdasarkan data BPBD Dogiyai yang mencatat bahwa gereja tersebut juga terdampak kebakaran.

“Sesuai data dari BPBD Dogiyai, Jemaat Kalfari di Megaikebo mengalami kebakaran dan sempat viral, maka kami berikan bantuan sebesar Rp126.500.000,” kata orang nomor satu Kabupaten Dogiyai.

Tebai berharap pembangunan kembali dua gereja tersebut dapat dilakukan melalui semangat kebersamaan, dengan melibatkan pemerintah, gereja, dan masyarakat.

"Mungkin Tuhan mau harus bangun baru jadi, perlahan kita akan membangun yang baru. Dan, bantuan yang kami kasih ini harap benar-benar membangun kembali rumah Tuhan, agar anak-anak sekolah dan masyarakat mendapatkan pembinaan karakter tapi juga, bisa beribadah kembali normal," harapnya.(*)




Penulis: Mikael D
Editor: Robin Y
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dua Gereja Terima Bantuan Dana Rp833 Juta, Bupati Yudas Tebai: Mungkin Tuhan Mau Harus Bangun yang Baru
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan