Iklan

iklan

Klaim Kepolisian dan Laporan Warga: "Antara Anggota TPNPB atau Pelajar SMA"

Tabloid Daerah
5.10.2026 | 1:00:00 PM WIB Last Updated 2026-05-10T05:45:38Z
iklan
Dogiyai kembali berdarah, terjadi lagi penembakan terhadap Pemuda Dogiyai bernama Nopison Tebay, pada Minggu, (10/5/2026), pagi sekitar pukul 08:45 waktu Papua.(Ist.)


[Tabloid Daerah], Dogiyai -- ‎Kabupaten Dogiyai kembali berdarah, setelah kemarin tanggal 31 Maret 2026, kini terdapat satu nyawa tertembak mati.
‎Peristiwa ini terdapat klaim dari pihak kepolisian bahwa korban merupakan anggota KKB (TPNPB). Sementara itu, Tim Tabloid Daerah menerima laporan warga yang berbeda atas peristiwa yang terjadi di Kampung Dogimani, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (10/5/2026), pagi pukul 08.45 waktu Papua.
‎Data yang dihimpun TaDahnews.com, bahwa dari Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai klaim telah berhasil lumpukan satu Anggota TPNPB. Sementara itu, laporan warga mengatakan korban tersebut adalah Pelajar SMA, usia 17 Tahun.
Versi Kepolisian di Dogiyai:
‎Kapolres Dogiyai, AKBP Dennis Arya Putra, kepada media menjelaskan pihaknya diserang, ditembak saat melakukan patroli.
‎Menurutnya, di tempat kejadian yang sama, dua kendaraan warga beberapa hari ini ditembak dan dirusak.
‎Kapolres juga menambahkan saat terjadi kontak, pihaknya melakukan tindakan tegas terukur.
‎Menurutnya, di lokasi patroli sudah terjadi dua kali tindak pidana.
‎Lebih lanjut dijelaskan atas dua peristiwa itu, Polres Dogiyai dengan tim gabungan melakukan patroli intens ke tempat terjadinya kejahatan.
‎Dan, pada hari ini saat petugas patroli melewati TKP yang sering dijadikan tempat pemalangan, anggota diserang. Kemudian, pihaknya melakukan tindakan tegas dan diduga 1 pelaku kejahatan berhasil dilumpuhkan.
‎Kapolres Dogiyai mengklaim olah TKP ditemukan senjata api rakitan kaliber 5,56 sajam panah dan bb lainya.
Versi Laporan Warga:
‎Data yang dihimpun Tim Tabloid Daerah, laporan warga mengabarkan korban Nopison Tebay adalah Pelajar SMA Negeri 2 Dogiyai, usia 17 Tahun. 
‎Korban dilaporkan tertembak dan mati, di tempat kejadian yang berlokasi di Kampung Dogimani, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai.
‎Warga setempat mempertanyakan mengapa operasi bersenjata masih terus terjadi hingga masuk ke pelosok kampung dan menyebabkan jatuhnya korban seorang pelajar.
‎Dari laporan yang diterima, warga setempat menanyakan, apakah korban merupakan pelaku pembunuhan Bripda Juventus Edowai pada Dogiyai Berdarah 31 Maret 2026. Sehingga, pihak kepolisian sesuka hati menembak.
‎Selain itu, Laporan Warga menyatakan jika benar ada dugaan keterkaitan dengan peristiwa sebelumnya, maka harus dibuktikan melalui proses hukum yang adil, bukan tindakan yang mengorbankan warga sipil, seorang pelajar.
‎Dari laporan yang diterima TaDahnews.com, warga setempat masih mendengar bunyi tembakan di area Kantor Distrik Dogiyai sejak pagi hingga siang, dan menyisir ke tempat lainnya.(*)




Tim Tabloid Daerah
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Klaim Kepolisian dan Laporan Warga: "Antara Anggota TPNPB atau Pelajar SMA"
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan