Iklan

iklan

PRF XI Nabire Digelar Gratis, Koordinator Keamanan Imbau Penonton Jaga Kamtibmas Tanpa 'Bendera Bintang Kejora'

Tabloid Daerah
10.15.2026 | 7:26:00 PM WIB Last Updated 2026-10-15T12:38:44Z
iklan
Koordinator Keamanan PRF XI Harol Christian Doko Kayame, di Area Bandara Lama, Jalan Sisingamangaraja, Nabire, Kamis (15/10/2026) sore. /Sie. Dokumentasi Panitia PRF XI 
[Tabloid Daerah], Nabire -- Koordinator Keamanan Papua Reggae Festival (PRF) XI, Harol Christian Doko Kayame, mengimbau seluruh penonton menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta tidak mengibarkan "Bendera Bintang Kejora" demi menyukseskan gelaran musik gratis di Bandara Lama Nabire tersebut.

Nabire bersiap menyambut dentum bass dan irama reggae santai khas Bumi Cendrawasih.

Menjelang pembukaan Papua Reggae Festival (PRF) XI, panitia memberikan penekanan khusus pada aspek kenyamanan bagi ribuan pasang mata yang diprediksi bakal memadati lokasi acara.

Berbicara di tengah kesibukan persiapan di Area Bandara Lama, Jalan Sisingamangaraja, Kamis (15/10/2026) sore, Koordinator Keamanan PRF XI Harol Christian Doko Kayame mengingatkan bahwa keberhasilan festival ini ada di tangan semua pihak.

Ia menegaskan bahwa panggung ini murni untuk merayakan musik dan kreativitas tanpa ditumpangi kepentingan lain.

"Mari kita menjaga kamtibmas selama kegiatan PRF berlangsung agar acara berjalan aman dan nyaman bagi semua pihak, serta menikmati panggung hiburan dari grup-grup band asal Papua," ujar Harol dengan nada tegas saat ditemui di lokasi.

Satu pesan krusial yang ia sampaikan adalah larangan membawa atribut atau Bendera Bintang Kejora ke dalam area festival apalagi mengibarkannya.

Langkah ini diambil untuk memastikan atmosfer tetap kondusif bagi siapa pun yang ingin sekadar melepas penat lewat alunan musik reggae yang jujur dan menyatukan.

Kabar baik bagi warga, PRF XI yang dijadwalkan berlangsung pada 16 dan 17 Oktober ini sepenuhnya dapat dinikmati secara gratis.

Penonton umum bisa masuk melalui akses jalur Pantai Nabire.

Panitia pun sudah mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan menyiapkan area parkir cuma-cuma.

Harol berharap kesadaran kolektif semua warga yang ada di Nabire dapat menjadi kunci suksesnya gelaran tahun ini.

Baginya, ketertiban bukan sekadar aturan kaku, melainkan bentuk penghargaan tertinggi terhadap para musisi lokal yang akan unjuk talenta-kemampuannya di atas panggung nanti.(*)




Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PRF XI Nabire Digelar Gratis, Koordinator Keamanan Imbau Penonton Jaga Kamtibmas Tanpa 'Bendera Bintang Kejora'
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan