Iklan

iklan

Di Usia Dini Provinsi, BPD HIPMI Papua Tengah Apresiasi Gebrakan Meki Nawipa-Deinas Geley Bukan Sekadar Janji

Tabloid Daerah
7.23.2026 | 7:18:00 PM WIB Last Updated 2026-07-24T10:21:36Z
iklan
BPD HIPMI Papua Tengah menyatakan pihaknya optimis terhadap kemajuan provinsi baru tersebut di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley, Kamis (23/7/2026), melalui sambungan pesan telepon.(Ist.)


[Tabloid Daerah], Nabire -- BPD HIPMI Papua Tengah menyatakan pihaknya optimis terhadap kemajuan provinsi baru tersebut di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley, Kamis (23/7/2026), melalui sambungan pesan telepon TaDahnews.com.

Usia empat tahun bagi sebuah provinsi mungkin masih seumur jagung, terlalu dini.

Namun, bagi Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Tengah, rentang waktu singkat itu justru menjadi panggung pembuktian bagi duet Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley.

Ketua Umum (Ketum) BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, membedah bagaimana arah kebijakan pemerintah daerah saat ini mulai menyentuh akar rumput.

"Usia Provinsi Papua Tengah baru ke-4 tahun. Tetapi, kebutuhan masyarakat mulai terpenuhi," pungkas Ketum BPD HIPMI Papua Tengah.

"Dari sejumlah yang telah dikerjakan, kami apresiai salah satu program itu adalah kebijakan pendidikan gratis serta peluncuran Program Bangkit Papua. Itu sangat luar biasa di usia yang baru lahir ini," tandasnya.

Ketum BPD HIPMI Papua Tengah menyoroti langkah konkret pemprov dalam menginisiasi Program Bangkit Papua dan kebijakan pendidikan gratis.

Bagi kaum pengusaha muda ini, akses pendidikan yang luas adalah investasi jangka panjang untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif di tanah Papua.

"Bapak Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley telah menorehkan prestasi yang gemilang, mulai dari peningkatan SDM, pembangunan infrastruktur, aspek kemanusiaan hingga mendorong pelaku usaha ekonomi lokal," ujarnya.

Yoti menilai, kepemimpinan saat ini telah menorehkan prestasi gemilang yang mencakup berbagai sektor vital.

Mulai dari pembangunan infrastruktur yang kian masif hingga penguatan aspek kemanusiaan. Tak ketinggalan, keberpihakan terhadap pelaku usaha ekonomi lokal menjadi angin segar bagi para pengusaha di daerah.

Satu hal yang mencuri perhatian HIPMI adalah keberanian pemerintah untuk tidak lagi sekadar bergantung pada 'keran' tambang.

Yoti mengungkapkan rasa optimisnya melihat arah pembangunan ekonomi yang mulai melirik sektor perikanan, kelautan, pariwisata, hingga hilirisasi industri.

Diversifikasi ini dianggap sebagai kunci keberlanjutan ekonomi Papua Tengah di masa depan.

"Kami optimis arah pembangunan pertumbuhan ekonomi bahwa gubernur dan wakil gubernur tidak hanya bertumpu pada sektor pertambangan saja. Tetapi juga, berkembang di sektor perikanan, kelautan, pariwisata, pertanian, perkebunan, dan pengembangan industri hilirisasi," ungkap Yoti Gire.

Kendati demikian, Yoti mengingatkan bahwa transformasi ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan benar-benar setiap kebijakan.

"Program pendidikan gratis harus benar-benar dirasakan masyarakat. Karena, ini memiliki peran penting dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat untuk kemajuan SDM," pintanya.(*)



Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Di Usia Dini Provinsi, BPD HIPMI Papua Tengah Apresiasi Gebrakan Meki Nawipa-Deinas Geley Bukan Sekadar Janji
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan