Iklan

iklan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkab Dogiyai Tekankan Aksi Nyata Jaga Ekosistem

Tabloid Daerah
6.05.2026 | 4:53:00 PM WIB Last Updated 2026-06-05T11:13:19Z
iklan
Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, mengajak seluruh pihak menjadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026 untuk menjaga lingkungan, melalui sambutannya yang dibacakan oleh Asisten III, di Kigamani, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, Jumat (5/6/2026), pagi pukul 08.00 waktu Papua.(Ist.)


[Tabloid Daerah], Dogiyai -- ‎Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai mengajak seluruh elemen masyarakat melakukan aksi nyata menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tanggal, 5 Juni 2026.
‎Jumat, (5/6/2026), pagi pukul 08.00 waktu Papua, halaman Kantor Bupati Dogiyai di Kimupugi tampak berbeda.
‎Di tengah udara segar Kabupaten Dogiyai, pegunungan Papua Tengah, jajaran birokrat hingga tenaga kontrak berkumpul dengan satu napas: menyelamatkan bumi.
‎Melalui Asisten III Wilem Tagi, Bupati Dogiyai Yudas Tebai menyampaikan pesan menohok.
‎Baginya, alam bukan lagi sekadar latar belakang kehidupan, melainkan warisan yang sedang terancam.
‎"Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah momentum penting bagi kita semua untuk merefleksikan diri, meningkatkan kesadaran, dan melakukan tindakan nyata dalam menjaga bumi yang kita tinggali," tegas Bupati dalam sambutan tertulisnya.
‎Kondisi bumi saat ini, menurut Yudas, sudah masuk tahap darurat.
‎Perubahan iklim yang ekstrem, pencemaran, hingga deforestasi hutan bukan lagi dongeng jauh di sana, melainkan kenyataan yang mulai mengetuk pintu rumah masyarakat Dogiyai.
‎Ancaman krisis air dan pangan membayangi jika manusia tetap abai.
‎Langkah konkret harus dimulai sekarang, dari lingkup terkecil.
‎Yudas meminta warga membudayakan konsep 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle, serta memerangi penggunaan plastik sekali pakai.
‎"Kita wajib menanam pohon di pekarangan dan menjaga sungai tetap mengalir jernih tanpa sampah," tegasnya, dan merujuk pada setiap keluarga di Dogiyai.
‎Ia juga memberikan apresiasi setinggi langit bagi para pejuang hijau di garis depan.
‎Tim Kebersihan Kota dan komunitas lingkungan disebut sebagai pahlawan yang konsisten menjaga wajah daerah tetap asri.
‎Agenda yang mengusung tema global "Inspirasi oleh Alam, Untuk Iklim, untuk Masa Depan Kita", ini pun diakhiri dengan doa lintas agama yang khidmat, sebuah simbol bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab spiritual bersama.(*)




Penulis: Ril
Editor: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkab Dogiyai Tekankan Aksi Nyata Jaga Ekosistem
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan