Iklan

iklan

Polisi Tembak Mati Pelajar SMA di Kabupaten Dogiyai, Ini Kronologinya!

Tabloid Daerah
5.10.2026 | 1:20:00 PM WIB Last Updated 2026-05-10T05:08:23Z
iklan
Kabupaten Dogiyai kembali berdarah, terjadi lagi penembakan terhadap Pelajar SMA di Kabupaten Dogiyai, Nopison Tebay usia 17 tahun, pada Minggu, (10/5/2026), pagi sekitar pukul 08:45 waktu Papua./Istimewa



[Tabloid Daerah], Dogiyai -- Seorang Pelajar SMA bernama Nopison Tebay (17 tahun) dilaporkan meninggal dunia setelah ditembak anggota Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai di Kampung Dogimani, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada Minggu (10/5/2026), pagi sekitar pukul 08.45 waktu Papua.

‎Data yang dihimpun dari warga yang enggan menyebutkan nama, melaporkan bahwa peristiwa penembakan terjadi di sekitar Lapangan Bola Voli, yang berlokasi di samping Kantor Distrik Dogiyai.

‎Pasalnya, di lapangan Bola Voli sementara sedang berlangsungnya turnamen antar pemuda yang sedang digelar masyarakat sebagai bagian dari kegiatan pencarian dana kampung.

‎Berdasarkan laporan awal investigasi yang dihimpun dari keterangan warga setempat, sejumlah pemuda diketahui membangun pondok di sekitar lapangan pertandingan dan beberapa di antaranya sering bermalam di lokasi untuk menjaga perlengkapan turnamen serta mempersiapkan kegiatan pertandingan.

‎Warga menyebutkan, sehari sebelum kejadian, Sabtu (9/5/2026), anggota Polres Dogiyai sempat datang melakukan pemantauan di area kegiatan turnamen tersebut.

‎Pada Minggu pagi, ketika sebagian besar masyarakat sedang mengikuti ibadah gereja, sejumlah pemuda masih berada di sekitar pondok dan lapangan pertandingan. Korban, Nopison Tebai, disebut sedang bersama rekannya di pondok sekitar lapangan, sementara beberapa pemuda lain berada di area lapangan.

‎“Waktu itu masyarakat banyak pergi ibadah. Beberapa anak muda masih tinggal di pondok dekat lapangan,” kata seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

‎Menurut keterangan saksi, situasi mulai memanas ketika aparat kepolisian datang ke lokasi dan mengarahkan senjata kepada para pemuda yang berada di sekitar lapangan. Sejumlah pemuda kemudian berusaha melarikan diri karena takut.

‎“Anak-anak lari menyelamatkan diri karena aparat datang dengan senjata,” ujar seorang saksi warga.

‎Dalam situasi tersebut, Nopison Tebai dilaporkan terkena tembakan pada bagian dada bawah lengan kiri yang tembus hingga ke sisi kanan tubuh. Korban disebut terjatuh di area semak-semak tidak jauh dari lokasi pondok.

‎Warga menyebut korban tidak sempat memperoleh pertolongan medis dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian.

‎Wartawan masih menunggu konfirmasi resmi atas berita ini dari  pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polda Papua Tengah, maupun Polres Dogiyai.

‎Siang sekitar pukul 11.30 waktu Papua, situasi di Kampung Dogimani kembali memanas setelah dua kendaraan aparat kepolisian dilaporkan mendatangi lokasi kejadian. Kehadiran aparat memicu ketegangan baru dengan sejumlah pemuda setempat.

‎Beberapa menit kemudian, tiga kendaraan aparat tambahan disebut kembali tiba di wilayah tersebut. Warga melaporkan sempat terjadi aksi saling serang antara aparat keamanan dan kelompok pemuda di beberapa titik kampung.

‎Ketegangan kemudian meluas hingga wilayah Epegeuwodimi, Kali Kasuari, dan jalan masuk menuju Idadagi. Sejumlah warga mengaku memilih membatasi aktivitas dan meminta masyarakat tetap waspada karena situasi keamanan dinilai belum kondusif.

‎Masyarakat meminta adanya investigasi independen dan transparan atas penembakan tersebut, termasuk perlindungan terhadap warga sipil dan penegakan hukum secara adil terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

‎Laporan ini masih merupakan laporan awal investigasi berdasarkan keterangan masyarakat di lapangan dan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, tenaga medis, pemerintah daerah, dan saksi-saksi lainnya.(*)



Tim Tabloid Daerah
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polisi Tembak Mati Pelajar SMA di Kabupaten Dogiyai, Ini Kronologinya!
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan