Iklan

iklan

Resmi Buka Musrenbang Otsus dan RKPD Tahun 2027, Gubernur Papua Tengah: Otsus Harus Tepat Sasaran, Transparan, dan Akuntabel

Tabloid Daerah
4.28.2026 | 12:30:00 PM WIB Last Updated 2026-04-28T06:46:34Z
iklan
Gubernur Meki Nawipa saat memberikan sambutannya dalam acara pembukaan Musrenbang Otsus dan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Provinsi Papua Tengah, digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (28/4/2026), pagi pukul 09.00 waktu Papua. (#TaDahnews-Deto)

[Tabloid Daerah], Nabire - Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Papua Tengah yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (28/4/2026), pagi pukul 09.00 waktu Papua.

Pembukaan Musrenbang ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan Papua Tengah ke depan dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi lokal dan peningkatan daya saing daerah berbasis potensi wilayah.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum penting untuk menyusun perencanaan pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Musrenbang tersebut mengangkat tema, “Penguatan Ekonomi Lokal dan Daya Saing Daerah Berbasis Potensi Wilayah”.

Gubernur menekankan pembangunan Papua Tengah harus bertumpu pada kekuatan daerah sendiri, mulai dari sektor pertanian pangan lokal, peternakan, perikanan, kelautan, hingga penguatan budaya dan kearifan lokal masyarakat.

“Papua Tengah harus dibangun dari kekuatan daerah sendiri. Tanah yang subur, laut yang kaya, serta kekuatan budaya harus menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Meki Nawipa di hadapan ratusan peserta Musrenbang yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, serta mitra pembangunan.

Dalam pemaparannya, Gubernur juga mengungkap sejumlah tantangan pembangunan yang masih dihadapi Papua Tengah berdasarkan indikator makro tahun 2025. Di antaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat 60,64, pertumbuhan ekonomi minus 6,01 persen, tingkat kemiskinan 29,45 persen, tingkat pengangguran terbuka 3,62 persen, serta mini ratio berada di angka 0,34.

Menurutnya, angka-angka tersebut menunjukkan masih tingginya pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah, terutama dalam penanggulangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah pegunungan.

Meski demikian, ia menegaskan seluruh tantangan itu harus dijawab melalui perencanaan pembangunan yang terarah, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

Pada forum tersebut, Gubernur juga memberi perhatian khusus terhadap pengelolaan dana Otsus.

Ia menekankan dana Otsus harus digunakan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan memberi manfaat langsung bagi Orang Asli Papua (OAP), terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Dana Otsus harus dirasakan masyarakat asli Papua, karena ini khusus. Tidak boleh ada program yang hanya menghabiskan anggaran tetapi tidak menyentuh kebutuhan rakyat Papua,” tegasnya.

Meki Nawipa turut mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari para bupati se-Papua Tengah, pimpinan OPD, DPR Papua Tengah, MRP Papua Tengah, tokoh adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, hingga masyarakat luas untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah.

Menurutnya, pembangunan Papua Tengah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus bergerak dalam satu arah, satu visi, dan satu tujuan bersama demi mewujudkan Papua Tengah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Ia menekankan perencanaan pembangunan yang dirumuskan saat ini bukan hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi pondasi bagi masa depan generasi Papua Tengah.

Di akhir sambutannya, Gubernur secara resmi membuka Musrenbang RKPD dan Musrenbang Otonomi Khusus Tahun 2027 Provinsi Papua Tengah, seraya mengajak seluruh peserta bekerja dengan hati, kejujuran, dan tanggung jawab.

“Kalau Papua Tengah maju, Indonesia akan semakin kuat. Dan itu dimulai dari kerja kita hari ini,” pungkas Gubernur. (*)




Penulis: Kebagibui Deto
Baca Juga
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Resmi Buka Musrenbang Otsus dan RKPD Tahun 2027, Gubernur Papua Tengah: Otsus Harus Tepat Sasaran, Transparan, dan Akuntabel
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan
iklan

Trending Now

iklan
iklan
iklan

Iklan

iklan